Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEVIN Sanjaya Sukamuljo/Moh Reza Pahlevi Isfahani memulai laga pertama PBSI Home Tournament atau turnamen internal PBSI, Rabu (24/6) dengan kemenangan.
Kevin/Reza mengalahkan Hendra Setiawan/Pramudya Kusumawardana dengan skor 18-21, 21-13, dan 21-19.
Hendra/Pramudya memegang kendali permainan di gim pertama, mereka berhasil menahan laju Kevin/Reza dan menutup gim pertama dengan kemenangan.
Namun pada gim kedua, Kevin/Reza membalas kekalahan mereka di gim pertama hingga gim penentuan terpaksa dimainkan.
Gim ketiga berlangsung sengit, Hendra/Pramudya yang sempat memimpin perolehan skor terus dikejar oleh Kevin/Reza.
Baca juga: Positif Covid-19, Kevin Sanjaya Batal Tampil di Thailand
Kedudukan pun seringkali imbang hingga kedudukan genting 19-19. Kevin/Reza lebih dulu unggul di kedudukan match point dengan skor 20-19, satu pengembalian Pramudya yang menyangkut di net membuat Kevin/Reza meraih angka kemenangan.
“Alhamdulillah kami bisa menang, tapi di pertandingan tadi saya masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Semoga bisa lebih baik di pertandingan kedua," kata Reza dalam keterangan resmi PBSI, Rabu (24/6).
"Lawan adalah pasangan yang cukup solid, sebenarnya kekuatan cukup merata dan kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Waktu di game ketiga yang ketat tadi, kami cuma berpikir kalau belum gim, ya masih ada kesempatan dapat poin," ujar Kevin.
Kevin mengatakan bahwa turnamen ini merupakan ajang yang bisa ia manfaatkan untuk latihan bertanding di turnamen resmi nanti.
Baca juga: Novac Djokovic Mengaku Salah dan Meminta Maaf
“Bagus juga ada kompetisi seperti ini, apalagi kami sudah lama tidak bertanding. Selain itu di sini kami dapat suasana baru juga, pasangannya diputar-putar begini jadi lebih seru sih " tutur Kevin.
Kompetisi antar pemain pelatnas yang itu memang menyajikan pertarungan para pebulu tangkis Indonesia dengan pasangan berbeda khususnya di ganda putra.
Meski butuh penyesuaian dengan pasangan baru, kompetisi ini bisa menjadi obat rindu para penggemar bulu tangkis Indonesia.
PBSI Home Tournament dibuat untuk mengisi kekosongan jadwal para pebulu tangkis Indonesia setelah banyak kompetisi ditunda atau dibatalkan karena pandemi virus corona.
Turnamen itu akan mempertandingkan semua nomor yang ada di bulu tangkis dengan sistem setengah kompetisi. Nantinya, semua pemain dan pasangan yang ikut akan saling bertemu dan pemenang dari setiap nomor ditentukan dari peringkat klasemen. (A-2)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Sebelum kemenangan di Bangkok ini, posisi Ubed masih berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin.
Tim Bulu Tangkis Indonesia sukses menyabet status juara umum pada ajang Thailand Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
Turnamen Indonesia Masters 2026 memasuki babak perempat final yang digelar Jumat (23/1) siang.
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Febriana menyebut seluruh program latihan telah dicoba diterapkan di pertandingan meski konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah utama.
FINAL Australia Terbuka 2025 di nomor ganda putra saling mempertemukan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Quaycenter Sydney, Minggu (23/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved