Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Indonesia Masters 2026: Bangkit dari Cedera dan Tekanan Istora, Sabar/Reza Tembus Babak Kedua

Khoerun Nadif Rahmat
20/1/2026 19:56
Indonesia Masters 2026: Bangkit dari Cedera dan Tekanan Istora, Sabar/Reza Tembus Babak Kedua
Indonesia Masters 2026, Sabar/Reza Tembus Babak Kedua.(MI/Ramdani)

LANGKAH ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus. Bermain di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta, unggulan kelima itu harus mengerahkan ketangguhan fisik dan mental untuk menyingkirkan wakil Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao, lewat duel tiga gim yang menguras energi.

Dalam pertandingan berdurasi 53 menit pada Selasa (20/1), Sabar/Reza akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-18, 19-21, dan 21-10, sekaligus mengamankan tiket ke babak kedua Indonesia Masters 2026.

Gim kedua menjadi titik krusial. Setelah unggul di gim pertama, Sabar/Reza sempat kehilangan ritme permainan dan harus merelakan set kedua. Namun, pasangan peringkat tujuh dunia itu mampu merespons tekanan dengan dominasi penuh di gim penentuan, meninggalkan lawan dengan selisih angka cukup jauh.

Bagi Reza, kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar hasil pertandingan. Ia mengakui kondisi jarinya yang sempat bermasalah di turnamen sebelumnya kini mulai pulih dan memberi kepercayaan diri tambahan di Indonesia Masters 2026.

“Bersyukur bisa bermain cukup baik di turnamen ketiga ini. Sebelumnya hasil kami memang belum maksimal, ditambah kondisi jari saya yang sempat cedera. Sekarang sudah jauh membaik,” ujar Reza usai laga.

Turnamen Indonesia Masters 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Sabar/Reza setelah hasil minor di awal tahun pada Malaysia Open dan India Open. Pasangan ini datang ke Istora dengan ambisi besar, sekaligus membawa misi mematahkan catatan kurang ideal mereka di turnamen level Super 500, yang kerap terhenti sebelum semifinal.

“Target kami tentu ingin juara. Atmosfer Istora selalu memberi energi tambahan. Kami berharap pengalaman lolos ke final Indonesia Open tahun lalu bisa terulang, tapi kami harus fokus satu laga ke laga,” kata Sabar.

Sementara itu, hasil positif juga diraih ganda putra Indonesia lainnya. Leo Rolly Cornando/Bagas Maulana tampil solid saat menumbangkan pasangan Taiwan, Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan, dengan skor identik 21-16, 21-16. Di babak berikutnya, Leo/Bagas akan menghadapi senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam duel sesama wakil Indonesia di Indonesia Masters 2026.

Dari sektor ganda putri, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga membuka langkah dengan meyakinkan. Mereka menundukkan wakil Thailand, Ornnicha Jongsathapornparn/Sukkitha Suwachai, dua gim langsung 21-8, 21-15, untuk melaju ke babak kedua.

Dengan atmosfer Istora yang kembali bergemuruh, Indonesia Masters 2026 perlahan menunjukkan bahwa turnamen ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal mental, kebangkitan, dan daya juang para wakil tuan rumah. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya