Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Sabar/Reza Lolos ke Final Sea Games 2025, Leo/Bagas Harus Puas dengan Perunggu

Dhika Kusuma Winata
13/12/2025 18:34
Sabar/Reza Lolos ke Final Sea Games 2025, Leo/Bagas Harus Puas dengan Perunggu
Ganda putra Indonesia Sabar/Reza(Dok PBSI Caption)

INDONESIA memastikan satu wakil ganda putra bulu tangkis di final SEA Games 2025 yakni pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani atau Sabar/Reza. Sedangkan duet Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah di semifinal dan mengamankan medali perunggu.

Pada laga semifinal yang digelar di Pathum Thani, Sabtu (13/12), Sabar/Reza tampil solid saat menghadapi pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Pasangan unggulan ketiga itu menang dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-17.

Keberhasilan itu terasa spesial bagi Sabar/Reza karena menjadi final pertama mereka di ajang multievent. Keduanya tak ingin cepat puas dan bertekad tampil lepas pada partai puncak demi mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.

Mereka dijadwalkan menghadapi andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang akan menjadi lawan di final.

"Pastinya happy banget karena pertama kali ikut multievent dan bisa ke final. Mudah-mudahan besok di match final bisa enjoy, bisa memberikan yang terbaik dan mudah-mudahan bisa membawa mendali emas," ucap Reza.

"Besok kami tidak mau lengah. Beberapa hari lalu baru bertemu mereka (Aaron/Soh) dan semoga tren positifnya bisa berlanjut," imbuhnya.

Di laga semifinal lainnya, Leo/Bagas gagal melangkah lebih jauh setelah kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 10-21, 12-21. Hasil itu membuat Leo/Bagas harus puas membawa pulang medali perunggu.

Leo mengakui pasangan lawan tampil sangat menekan sejak awal, terutama melalui servis yang membuat mereka tertinggal cepat.

Kondisi tersebut membuat ritme permainan sulit berkembang dan menempatkan mereka dalam tekanan sepanjang laga.

Sementara itu, Bagas menilai masalah terletak pada kegagalan menemukan irama permainan. Menurutnya, kehilangan poin sejak awal gim membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Meski demikian, ia menegaskan hasil itu akan menjadi bahan evaluasi penting untuk tampil lebih baik di masa mendatang.

"Secara permainan kurang lebih sama cuma kami masih belum bisa mendapatkan ritme yang baik. Gim pertama ketinggalan gara-gara kecolongan dari startnya. Mereka bisa langsung in. Kami harus coba lagi, tahun depan harus bisa lebih baik," ucap Bagas.

Dengan hasil tersebut, harapan Indonesia di sektor ganda putra kini bertumpu pada Sabar/Reza yang akan berjuang di final untuk mengejar emas. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya