Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAIH medali emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad (32), akhirnya memutuskan untuk berhenti dari dunia yang membesarkan namanya, bulu tangkis.
Tontowi menyampaikan alasannya berhenti berkiprah di dunia olahraga itu, ada beberapa hal yang memicu keputusan Owi mundur. Dia mengaku sudah tidak memiliki motivasi sebesar dulu dan merasa sudah cukup secara prestasi.
"Saya juga ingin lebih dekat dengan keluarga. Saat masih aktif jadi atlet, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan berlatih dan bertanding. Anak saya mulai komplain, karena memang susah sekali mereka bertemu dengan saya," kata Tontowi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan.
"Status saya di pelatnas sebagai pemain magang juga menjadi alasan. Saya sudah tidak muda lagi, dan sudah waktunya saya keluar dari pelatnas. Saya sudah mendapatkan medali emas Olimpiade, yang merupakan prestasi tertinggi untuk semua atlet," ujar ayah dua anak ini.
Tontowi secara resmi mengirimkan surat pengunduran diri dari pelatnas kepada Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Senin (18/5).
Kabar seputar rencana pensiun pria yang akrab disapa Owi ini sudah merebak sejak awal tahun. Tontowi lalu berencana mengajukan surat pengunduran diri pada Maret, setelah turnamen All England. Namun, pandemi yang terjadi karena virus corona membuat beberapa rencananya berubah.
Baca juga :Mantan Pebulu Tangkis Terbaik Dunia Asal Malaysia Kini Jadi Kurir
Prestasi Tontowi yaitu pernah meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 bersama Liliyana Natsir. Pada partai final, mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dalam pertandingan dua gim langsung (21-14, 21-12).
"Itu merupakan puncak prestasi saya. Pengorbanan yang saya lakukan untuk mendapatkan gelar itu juga besar. Untuk mendapatkan medali emas itu, saya melakukan persiapan terberat dari semua turnamen yang pernah saya ikuti," kata pria kelahiran 18 Juli 1987 tersebut.
"Apalagi setelah final Asian Games 2014, tepatnya hampir sepanjang 2015, komunikasi saya dan Ci Butet (Liliyana) jadi sedikit terganggu. Sampai akhirnya kami harus bersiap menghadapi Olimpiade, dan perjuangan itu berakhir dengan medali emas," ujar Tontowi.
Meski berat, akhirnya keputusan untuk melepaskan status sebagai atlet nasional harus diambil. Banyak kenangan indah yang akan menjadi modal Tontowi menjalani kehidupan selanjutnya.
"Saya selalu merasa bangga setiap kali mewakili Indonesia. Saya pengin dikenang sebagai orang yang pernah mengumandangkan lagu Indonesia Raya untuk Indonesia," kata Tontowi.
Suami Michelle Harminc tersebut sudah mempunyai beberapa rencana untuk dijalankan setelah tidak menjadi atlet. Dia menegaskan ingin mencoba dunia baru di luar bulu tangkis. Namun, dia juga tidak menutup pintu rapat-rapat jika nanti ada kesempatan untuk bermain profesional.
"Terima kasih kepada PB Djarum yang sudah menjadi rumah saya sejak terjun ke bulu tangkis. Terima kasih kepada PBSI yang sudah menaungi saya selama di pelatnas. Terima kasih kepada para pelatih, terutama kak RIchard Mainaky, yang tak pernah bosan membimbing saya selama di pelatnas. Terima kasih kepada teman-teman di pelatnas, terutama ci Butet, yang sudah menjadi partner saya dan bersama meraih prestasi membanggakan," pungkasnya. (OL-2)
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
BERHASIL melaju ke babak final Indonesia Masters 2026, rupanya tak membuat tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan tinggi hati. Ia mengaku tidak menyangka bisa memenangkan pertandingan.
TUNGGAL putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, memastikan diri melaju ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 setelah memenangi laga semifinal.
Sebanyak enam wakil Indonesia akan kembali turun gelanggang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (24/1), untuk memperebutkan tiket menuju babak final.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di saat poin kritis, mereka mampu meminimalisasi kesalahan sendiri dan tampil lebih taktis. Memanfaatkan celah di pertahanan lawan, Aldila/Olmos menutup set pertama dengan keunggulan 7-5.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved