Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) akan berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait kelanjutan proses kualifikasi setelah adanya keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020 hingga satu tahun.
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, pihaknya akan mengirim surat ke IOC menanyakan teknis kualifikasi Olimpiade Tokyo
“Makanya kami menyurati IOC, nanti teknisnya seperti apa. Apakah ada kualifikasi lagi atau ditutup dengan menggunakan hasil sekarang,” kata Okto saat dihubungi, Rabu (25/3).
Proses kualifikasi harusnya berakhir pada April 2020. Namun dengan ditundanya Olimpiade hingga 2021, proses kualifikasi masih belum ada kejelasan.
Menurut Okto, jika IOC memutuskan untuk menghapus semua hasil kualifikasi yang sudah berjalan, tentu merugikan para atlet yang sudah berjuang untuk berlaga di Olimpiade.
Baca juga : Olimpiade Ditunda, PBSI Akan Sesuaikan Dana Pelatnas
Di sisi lain, kata Okto, jika IOC tetap menggunakan hasil kualifikasi yang sudah berjalan, kesiapan dan performa atlet harus terus dimatangkan agar bisa berprestasi saat Olimpiade Tokyo digelar.
"Kalau dibuka kualifikasi lagi, sayang dong atlet kita yang sudah lolos harus ikut lagi. Makanya ini perlu ditanyakan,” jelasnya.
Untuk itu, Okto menegaskan Pelatnas akan terus berjalan agar cabang olahraga punya waktu lebih banyak untuk mempersiapkan atletnya.
“Jadi ada peluang untuk lebih mempersiapkan para atlet agar hasilnya bisa maksimal sesuai harapan,” jelasnya.
Pihaknya juga akan mencari kejelasan periode penundaan, mengingat hal tersebut berkaitan dengan sektor pendanaan.
“Yang jelas ini konsekuensinya kan pasti ke anggaran, tapi untuk estimasi (penambahan) anggarannya kami belum tahu karena harus ada perencanaan lagi,” jelasnya. (OL-7)
Sejumlah atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 melaporkan bahwa medali emas dan perunggu yang mereka raih rusak tak lama setelah upacara penyerahan.
Hubungan antara Kanada dan AS saat ini sedang mendingin setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif pada barang-barang Kanada.
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved