Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
"Kami akan duduk bersama dengan PBSI dan akan menentukan sikap bersama. Apabila memang terjadi pelanggaran tentunya akan ada sanksi," ujar Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Kamis (2/10).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul merebaknya dugaan pengaturan skor yang menyeret tujuh atlet bulu tangkis Indonesia.
"Kami mengambil langkah-langkah terkait match fixing yang dituduhkan. Kami masih berprasangka karena belum tahu itu dasarnya apa," katanya.
Ia menambahkan, bentuk sanksi baru akan ditentukan setelah koordinasi dengan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).
Sebelumnya, Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengakui pihaknya telah mendengar kabar mengenai dugaan keterlibatan sejumlah atlet dalam praktik tersebut. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui secara rinci identitas maupun kebenaran kabar tersebut.
"Aku ora ngerti (Saya nggak tahu) persisnya karana itu urusan di PBSI. Saya detailnya tidak tahu persis sampai di mana, tetapi saya mendengar ada yang seperti itu, tetapi si A atau si B saya tidak tahu," ucap Yoppy.
Laporan investigasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyebut praktik pengaturan skor itu dilakukan demi kepentingan perjudian. Bahkan, ada atlet yang disebut memasang taruhan atas nama dirinya maupun rekannya, dengan pertandingan yang sudah dikondisikan. (Ndf/I-1)
PB Djarum menegaskan dominasinya pada Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 setelah mengamankan 16 titel dari 23 nomor yang dipertandingkan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, 11-16 November 2025.
Bagi yang belum berhasil bergabung dengan PB Djarum diharapkan agar tidak patah arang.
Superliga Junior 2025 menyematkan nama-nama legenda bulu tangkis Indonesia sebagai nama piala.
Foto Mohammad Ahsan kini berada bersama sejumlah legenda bulu tangkis, termasuk Liem Swie King, Alan Budikusuma, Hariyanto Arbi, Tontowi Ahmad, dan Liliana Natsir.
Para peserta yang datang dari seluruh wilayah Indonesia sudah memiliki standar yang sama saat ikut seleksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved