Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Bandara Hang Nadim Siaga Penuh di Puncak Arus Mudik, Extra Flight Tembus Ratusan

Hendri Kremer
17/3/2026 20:52
Bandara Hang Nadim Siaga Penuh di Puncak Arus Mudik, Extra Flight Tembus Ratusan
Antrean panjang penumpang mengular di Bandara Hang Nadim Batam seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.(MI/Hendri Kremer)

BANDARA Hang Nadim Batam bersiaga penuh menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengajuan penerbangan tambahan (extra flight) yang diajukan oleh sejumlah maskapai.

Hingga pertengahan Maret 2026, PT Bandara Internasional Batam selaku pengelola bandara telah menerima sekitar 290 pengajuan extra flight. Penerbangan tambahan ini disiapkan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan bahwa dalam tiga hari terakhir pihaknya telah mengoperasikan sebanyak 86 extra flight.

Extra flight ini melayani rute dengan jumlah penumpang tertinggi seperti Cengkareng, Surabaya, Kuala Namu, Pekanbaru, Padang, dan Palembang,” katanya, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan, posko angkutan Lebaran di Bandara Hang Nadim berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret.

Pada tiga hari awal pelaksanaan posko, yakni 13 hingga 16 Maret, jumlah penumpang tercatat mencapai 59.000 orang atau meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pergerakan pesawat mencapai 428 penerbangan atau naik 4,4 persen dibandingkan tahun 2025.

“Kenaikan ini melebihi prediksi awal. Secara akumulasi hingga akhir posko kami memperkirakan penumpang naik 3 persen dan pergerakan pesawat 1 persen. Namun dalam tiga hari pertama, jumlah penumpang sudah meningkat 15 persen dan pergerakan pesawat 4,4 persen,” ujarnya.

Meski demikian, Anton menyebut tren pergerakan penumpang dan pesawat diperkirakan akan tetap fluktuatif hingga akhir periode angkutan Lebaran.

Dalam menghadapi lonjakan tersebut, pihak bandara menerapkan tiga strategi utama, yakni penguatan sumber daya manusia, penyesuaian prosedur operasional, serta optimalisasi fasilitas.

Dari sisi SDM, dilakukan penambahan personel pada waktu-waktu tertentu, termasuk dukungan dari TNI dan Polri serta penerapan lembur guna memastikan pelayanan tetap optimal.

Sementara dari sisi prosedur, manajemen bandara menunda sejumlah pekerjaan yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan, seperti perbaikan dan pengecatan runway. Selain itu, disiapkan pula sistem manajemen keterlambatan penerbangan (delay management).

Adapun dari sisi fasilitas, seluruh sarana penunjang dipastikan dalam kondisi optimal, mulai dari lift, eskalator, pendingin udara, garbarata, runway hingga genset.

“Harapan kami seluruh layanan penerbangan selama periode angkutan Lebaran dapat berjalan lancar hingga posko berakhir,” pungkasnya.(HK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya