Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditargetkan hingga H+7, Bisa Diperpanjang atas Permintaan Keluarga

Depi Gunawan
29/1/2026 13:09
Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditargetkan hingga H+7, Bisa Diperpanjang atas Permintaan Keluarga
Pencarian korban longsor di Cisarua ditargetkan hingga h+7.(MI/Depi Gunawan)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan berupaya maksimal menemukan seluruh korban yang masih tertimbun dalam peristiwa longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan proses pencarian dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari (H+7). Namun, apabila hingga batas waktu tersebut korban belum seluruhnya ditemukan, operasi pencarian tetap dapat diperpanjang.

Menurut Suharyanto, perpanjangan pencarian akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak keluarga korban. Ia menegaskan, keputusan untuk menghentikan pencarian bukan berada di tangan BNPB, melainkan keluarga korban.

“Target kita H+7 seluruh korban ditemukan. Tapi kalau sampai H+7 belum ditemukan, pencarian tetap dilanjutkan. Yang menghentikan pencarian itu bukan kami, tapi keluarga korban. Kalau masyarakat sudah ikhlas baru dihentikan, kalau ahli waris belum mengizinkan, kita akan cari terus,” ujar Suharyanto, Kamis (29/1).

Pada operasi pencarian terakhir, Rabu (28/1), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah. Proses pencarian menghadapi berbagai kendala, mulai dari cuaca yang tidak menentu, angin kencang, hingga kabut tebal yang membatasi jarak pandang.

Untuk mendukung kelancaran operasi, BNPB mengerahkan dua pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan intensitas hujan di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan agar proses evakuasi tidak terhambat kondisi cuaca.

“Sejak hari pertama sudah tiga pesawat melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Bahkan untuk Jawa Barat dan DKI kita geser dari Sumatera. Awalnya fokus di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dengan sembilan pesawat. Sekarang di sana tinggal empat, lima pesawat digeser ke sini,” jelasnya.

Suharyanto menyebut dua pesawat yang ditempatkan di Bandung Barat dinilai cukup memadai untuk membantu operasi pencarian. Ia menegaskan, modifikasi cuaca bukan untuk menghentikan hujan sepenuhnya, melainkan mengurangi intensitasnya.

“Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha,” katanya.

Ia berharap intensitas hujan yang menurun dapat dimanfaatkan tim SAR untuk mempercepat pencarian korban.

“Kalau ada terang sedikit, Basarnas langsung masuk lakukan pencarian supaya tidak terhenti. Targetnya progres pencarian tiap hari meningkat dan korban bisa segera ditemukan semuanya,” tutup Suharyanto.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya