Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan berupaya maksimal menemukan seluruh korban yang masih tertimbun dalam peristiwa longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan proses pencarian dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari (H+7). Namun, apabila hingga batas waktu tersebut korban belum seluruhnya ditemukan, operasi pencarian tetap dapat diperpanjang.
Menurut Suharyanto, perpanjangan pencarian akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak keluarga korban. Ia menegaskan, keputusan untuk menghentikan pencarian bukan berada di tangan BNPB, melainkan keluarga korban.
“Target kita H+7 seluruh korban ditemukan. Tapi kalau sampai H+7 belum ditemukan, pencarian tetap dilanjutkan. Yang menghentikan pencarian itu bukan kami, tapi keluarga korban. Kalau masyarakat sudah ikhlas baru dihentikan, kalau ahli waris belum mengizinkan, kita akan cari terus,” ujar Suharyanto, Kamis (29/1).
Pada operasi pencarian terakhir, Rabu (28/1), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah. Proses pencarian menghadapi berbagai kendala, mulai dari cuaca yang tidak menentu, angin kencang, hingga kabut tebal yang membatasi jarak pandang.
Untuk mendukung kelancaran operasi, BNPB mengerahkan dua pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan intensitas hujan di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan agar proses evakuasi tidak terhambat kondisi cuaca.
“Sejak hari pertama sudah tiga pesawat melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Bahkan untuk Jawa Barat dan DKI kita geser dari Sumatera. Awalnya fokus di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dengan sembilan pesawat. Sekarang di sana tinggal empat, lima pesawat digeser ke sini,” jelasnya.
Suharyanto menyebut dua pesawat yang ditempatkan di Bandung Barat dinilai cukup memadai untuk membantu operasi pencarian. Ia menegaskan, modifikasi cuaca bukan untuk menghentikan hujan sepenuhnya, melainkan mengurangi intensitasnya.
“Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha,” katanya.
Ia berharap intensitas hujan yang menurun dapat dimanfaatkan tim SAR untuk mempercepat pencarian korban.
“Kalau ada terang sedikit, Basarnas langsung masuk lakukan pencarian supaya tidak terhenti. Targetnya progres pencarian tiap hari meningkat dan korban bisa segera ditemukan semuanya,” tutup Suharyanto.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor Cisarua.
Penerbangan dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki, dengan area semai pada radial 030–060 derajat.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
PADA pencarian hari kelima di lokasi longsor di Bandung Barat, tepatnya Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, tim berhasil mengevakuasi dua body part.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor Cisarua.
Kementerian Pekerjaan Umum terus mengintensifkan pengerahan alat berat lintas balai untuk mendukung percepatan penanganan darurat serta evakuasi korban longsor Cisarua.
SEBANYAK 38 jenazah korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil dievakuasi. Tim SAR gabungan menyerahkan jenazah tersebut pada DVI Polri
Pada hari ketiga, petugas kembali menemukan sembilan body pack yang diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved