Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pencarian Hari Kelima Longsor Bandung Barat di Cisarua, Tim Temukan 2 Jenazah

Sugeng Sumariyadi
28/1/2026 19:38
Pencarian Hari Kelima Longsor Bandung Barat di Cisarua, Tim Temukan 2 Jenazah
Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah saat proses evakuasi korban bencana longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026).(ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.)

PADA pencarian hari kelima di lokasi longsor Bandung Barat, tepatnya Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, tim berhasil mengevakuasi dua body part.

Kedua jenazah korban longsor Bandung Barat itu ditemukan pada pukul 11.06 WIB dan pukul 15.46 WIB di lokasi A2. Dengan tambahan dua temuan tersebut, tim evakuasi telah menemukan 53 jenazah korban tanah longsor

"Diperkirakan jumlah korban yang masih dalam pencarian sebanyak 27 jiwa. Tim DVI Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi 38 korban dan sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," ungkap Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana, Rabu (28/1) malam menjelaskan evakuasi korban longsor Bandung Barat.

Dia menambahkan sejak pagi hingga siang hari, turun hujan di wilayah operasi SAR.  Kondisi itu membuat visibilitas terbatas dalam proses pencarian korban longsor Bandung Barat. 

Situasi ini, kata dia, berdampak langsung terhadap pelaksanaan pencarian korban longsor Bandung Barat, sehingga kegiatan dilakukan secara terbatas, selektif, dan sangat mengutamakan keselamatan personel.

"Pada pagi hingga menjelang siang hari Sektor A2 dan Sektor A3 sempat dihentikan sementara, karena berada pada jalur rawan longsoran susulan," ujar dia. 

Setelah dilakukan evaluasi keselamatan, pada pukul 13.00 WIB Sektor A1 dan A2 kembali diaktifkan untuk melanjutkan pencarian korban longsor Bandung Barat dengan pengawasan ketat dari safety officer.

"Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan prinsip utama keselamatan personel sebagai prioritas tertinggi, pengendalian risiko bencana susulan, akurasi dan transparansi data korban, serta sinergi seluruh unsur yang terlibat," tambah Ade. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya