Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Perjalanan KA Ciremai Terhalang

Sugeng Sumariyadi
01/4/2026 17:44
Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Perjalanan KA Ciremai Terhalang
Ilustrasi(Dok KAI)

PERJALANAN kereta api kembali terganggu. Kali ini longsoran tanah di petak jalan Maswati-Sasaksat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4) menyebabkan perjalanan KA Ciremai, relasi Semarang Tawang-Bandung, terganggu. 

Kejadian tersebut menyebabkan perjalanan KA Ciremai harus berhenti sementara di lokasi terdampak, tepatnya di KM 142+8/9. Gangguan ini terjadi sebagai dampak adanya hujan lebat dan kondisi alam di lokasi tersebut yang berada di luar kendali operasional PT Kereta Api Indonesia. 

Laporan kejadian itu diterima PT KAI Daop 2 Bandung dari crew KA Ciremai pada pukul 14.53 WIB. Petugas pun segera melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta penanganan situasi di lapangan.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Ciremai akibat gangguan perjalanan ini. Saat ini perjalanan KA harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan, sambil menunggu proses penanganan di lokasi selesai dilakukan,” ujarnya. 

Dia menambahkan, seluruh tim Tanggap Darurat KAI Daop 2 Bandung sudah bergerak cepat untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk upaya evakuasi serta pembersihan material longsoran dari jalur rel.

Petugas prasarana bersama tim terkait saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap kondisi KA Ciremai. 

Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan Maswati - Sasaksaat terhalang dan tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya