Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah memicu bencana tanah longsor di Dukuh Kaum, Desa Karangbolong, Jumat (27/3). Insiden tersebut menyebabkan sebagian badan jalan desa ambles sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat.
Kapolres Kebumen AKB I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan turun sejak sore hari. Kondisi tanah yang jenuh air membuat struktur menjadi labil dan akhirnya runtuh. “Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah tidak stabil dan memicu longsor,” ujarnya.
Hasil pendataan Polsek Buayan menunjukkan, longsor menggerus badan jalan sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar sekitar 3 meter dan tinggi mencapai 2 meter. Separuh badan jalan hilang, sehingga akses sementara hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan tingkat kehati-hatian tinggi.
Warga setempat, Marimin dan Watini, menyebut hujan deras berlangsung cukup lama sebelum peristiwa longsor terjadi.
Setelah kejadian, aparat kepolisian bersama perangkat desa dan masyarakat segera melakukan penanganan awal. Garis polisi dipasang di lokasi guna mengamankan area serta mengantisipasi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. “Pengamanan dilakukan agar masyarakat tetap aman dan terhindar dari potensi bahaya di lokasi longsor,” kata Kapolres.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta akibat kerusakan pada badan jalan desa. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa bersama instansi terkait tengah menyiapkan langkah lanjutan guna memperbaiki akses jalan yang terdampak.
Sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam tiga hari ke depan.
Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Temanggung, serta kawasan pegunungan dan dataran tinggi lainnya.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer yang masih cukup aktif di wilayah Jawa Tengah, sehingga meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan seperti lereng, perbukitan, dan bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang,” ujarnya. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved