Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

BMKG Catat Ada 14 Gempa Susulan di Bantul

Atalya Puspa    
27/1/2026 14:14
BMKG Catat Ada 14 Gempa Susulan di Bantul
Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas gempa susulan masih terjadi pascagempa tektonik yang mengguncang wilayah Bantul dan sekitarnya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (27/1).

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan, hingga pukul 13.45 WIB telah terpantau 14 kali gempa bumi susulan (aftershock) setelah gempa utama bermagnitudo 4,5.

“Hingga pukul 13.45.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 14 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M2.0,” kata Daryono dalam keterangan resminya, Selasa (27/1).

BMKG menjelaskan gempa utama terjadi pada pukul 13.15.32 WIB dengan episenter di darat, sekitar 16 kilometer arah timur Bantul, pada kedalaman 11 kilometer. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Opak. 

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” ujarnya.

BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada terhadap gempa susulan, serta hanya mengakses informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya