Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA minggu kedua Januari 2026, harga enam komoditas utama di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan, didorong oleh pasokan yang mulai tercukupi di tingkat konsumen.
Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Chandra Erfiko mengatakan, komoditas utama yang mengalami penurunan harga yakni beras kualitas I turun Rp80 menjadi Rp18.169/kg, telur ayam ras turun Rp266 menjadi Rp30.134/kg. Serta cabai rawit turun Rp17.650 menjadi Rp101.684/kg.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Chandra menjelaskan, penurunan harga pada sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi oleh pasokan yang mulai stabil, khususnya untuk telur ayam ras, cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.
Sementara itu, pada periode yang sama, empat komoditas utama lainnya mengalami kenaikan harga. Kenaikan tertinggi terjadi pada seledri yang naik Rp12 ribu menjadi Rp26.700/kg.
“Kenaikan harga seledri diindikasikan akibat pasokan yang menurun karena curah hujan yang meningkat dalam satu minggu terakhir sehingga mempengaruhi hasil panen petani,” jelasnya, Minggu (18/1).
Kenaikan juga terjadi pada daging ayam broiler Rp666 menjadi Rp32.750/kg, bawang putih naik Rp667 menjadi Rp34.167/kg, serta terong naik Rp300 menjadi Rp12.000/kg.
Secara umum, Chandra menambahkan, 48 komoditas lainnya terpantau relatif stabil pada minggu kedua ini. (H-2)
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved