Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Banjir Rendam Rel Sragi-Pekalongan, KAI Alihkan Penumpang ke Bus dan Batalkan Perjalanan

Supardji Rasban
17/1/2026 12:16
Banjir Rendam Rel Sragi-Pekalongan, KAI Alihkan Penumpang ke Bus dan Batalkan Perjalanan
Antrean penumpang KA yang hendak mengembalikan tiket di Stasiun Tegal.(MI/Supardji Rasban)

GANGGUAN perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah. 

Kondisi tersebut memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan rekayasa perjalanan hingga pembatalan sejumlah jadwal keberangkatan pada Sabtu (17/1/2026) pagi.

Akibat rel yang tidak dapat dilalui, sejumlah kereta api dari Stasiun Tegal dengan tujuan Semarang, Yogyakarta, dan Solo terpaksa dibatalkan. 

Beberapa rangkaian kereta yang terdampak signifikan di antaranya adalah KA Kaligung relasi Tegal-Semarang dan KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta.

Layanan Overstapen dan Pengalihan Penumpang

Untuk meminimalisir penumpukan penumpang di Stasiun Tegal, KAI Daop 4 Semarang menyediakan layanan overstapen atau pengalihan moda transportasi menggunakan bus. Kebijakan ini diambil agar penumpang yang perjalanannya terputus tetap dapat mencapai kota tujuan.

Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan pihaknya telah menyiagakan armada tambahan di titik-titik strategis. 

"Layanan ini disediakan kepada pelanggan yang menghendaki melanjutkan perjalanan dengan skema tersebut. Layanan ini diberikan tanpa biaya tambahan agar penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir," ujar Luqman.

Saat ini, terdapat 5 bus besar yang disiagakan di Stasiun Tegal serta 2 unit mobil di Stasiun Comal untuk mengangkut penumpang KA Kaligung, KA Anjasmoro, dan KA Argo Merbabu yang terdampak.

Antrean Refund Tiket di Stasiun Tegal

Pantauan di lokasi menunjukkan terjadinya antrean panjang di loket Stasiun Tegal. Banyak penumpang memilih membatalkan perjalanan karena ketidakpastian waktu keberangkatan. 

Salah satu penumpang, Vita Sari, mengaku memilih pengembalian biaya tiket karena kereta yang ia tunggu masih tertahan di Stasiun Poncol Semarang.

“Iya, saya terpaksa mengembalikan tiket daripada menunggu yang waktunya belum jelas kapan dapat kereta apinya lagi,” tutur Vita.

Terkait hal ini, KAI memberikan jaminan pengembalian biaya tiket sebesar 100% bagi pelanggan yang terdampak. 

Luqman Arif merinci bahwa pengajuan refund dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak tanggal keberangkatan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121.

Komitmen Keselamatan

KAI terus memantau kondisi prasarana di titik banjir guna memastikan kapan jalur dapat kembali dilewati dengan aman. Luqman menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pelayanan optimal dan pemulihan layanan (service recovery).

"Kami juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi prasarana dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan kelancaran perjalanan para pelanggan," jelasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, KAI menyediakan layanan pelanggan melalui nomor telepon 121, WhatsApp di 0811-2223-3121, atau melalui akun media sosial resmi KAI 121. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya