Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJUALAN tiket Angkutan Lebaran 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga 15 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 3.125.366 tiket telah terjual atau 69,5% dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.
Penjualan tersebut untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal selama periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.373.330 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan selama periode Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan permintaan perjalanan dengan kereta api mulai meningkat sejak pertengahan Maret.
"Data penjualan menunjukkan masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, terutama pada layanan kereta api jarak jauh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (15/3).
Untuk layanan kereta api jarak jauh, penjualan tiket tercatat 2.886.263 tiket atau 80,8% dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih terdapat sekitar 685.497 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.
Sementara itu, pada layanan kereta api lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket mencapai 239.103 tiket atau 25,8% dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Masih terdapat sekitar 687.833 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket kereta lokal umumnya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.
Selama empat hari pertama masa Angkutan Lebaran KAI, yakni 11 hingga 14 Maret 2026, KAI telah melayani 689.318 pelanggan baik pada layanan kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal yang dikelola KAI.
*Adapun okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebagai berikut:
Anne menjelaskan okupansi yang melampaui 100% terjadi karena adanya penumpang dinamis, yaitu pola naik dan turun pelanggan di stasiun perantara. Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda.
"Hal ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” terang Anne.
Berdasarkan data sementara hingga 15 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, pergerakan penumpang kereta api jarak jauh masih tinggi. Pada hari ini diperkirakan 160.815 pelanggan akan melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh atau sekitar 98,4 persen dari total kapasitas 163.432 tempat duduk yang disediakan.
Sejumlah kereta api dengan tingkat permintaan tinggi pada periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, dan KA Rajabasa.
Meski demikian, masyarakat masih dapat menemukan ketersediaan tempat duduk pada sejumlah layanan seperti KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo, KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, serta KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol.
Anne menambahkan masyarakat dapat mempertimbangkan alternatif perjalanan dengan mengubah jadwal keberangkatan, memilih relasi berbeda, atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) untuk mendapatkan pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan. Informasi terkait jadwal dan ketersediaan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal penjualan resmi lainnya.
Untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan ramp check sarana dan prasarana. Pemeriksaan mencakup kesiapan sarana, kondisi jalan rel, sistem keselamatan operasional, serta pemenuhan standar pelayanan minimum di stasiun maupun kereta api.
Selain itu, KAI juga mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran dan menyiagakan 3.028 petugas tambahan yang ditempatkan pada berbagai titik pelayanan, pengamanan, kebersihan, serta penjagaan perlintasan sebidang.
Seiring dengan meningkatnya mobilitas pelanggan, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin juga melakukan peninjauan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto pada Sabtu (14/3).
Setibanya di Stasiun Purwokerto, Bobby meninjau sejumlah titik pelayanan pelanggan mulai dari area loket, ruang tunggu, hingga Posko Terpadu. Ia juga memperhatikan akses Pintu Keluar Barat Stasiun Purwokerto yang terintegrasi dengan layanan Trans Banyumas untuk memastikan konektivitas antarmoda berjalan lancar bagi pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyapa para pemudik yang tengah menunggu keberangkatan serta berdialog dengan petugas layanan di stasiun. Ia juga memimpin Rapat Evaluasi Posko Angkutan Lebaran 2026 bersama jajaran manajemen Daop 5 Purwokerto secara hibrid.
“Selain capaian operasional, pengalaman pelanggan menjadi perhatian utama. Senyuman pelanggan dan perjalanan yang lancar menjadi indikator penting dari layanan yang diberikan oleh seluruh insan KAI,” ujar Bobby. (P-4)
Hingga 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 2.483.689 tiket telah terjual atau okupansi 55,2% dari total 4.498.696 tempat duduk.
Program ini menawarkan potongan harga hingga 30 persen khusus untuk perjalanan KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat pulang-pergi (PP).
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi atau Daop 8 Surabaya memastikan tiket kereta untuk perjalanan arus mudik atau pra-Lebaran pada periode 11–20 Maret 2026, kini tersisa hanya 130 ribu kursi
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 103 ribu kursi masih tersedia untuk mudik Lebaran 2026 periode 11–20 Maret. Pemerintah juga memberikan diskon 30% untuk KA Ekonomi Komersial pada 14–29 Maret.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved