Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA mewujudkan Jakarta yang lebih bersih dan bebas emisi mendapat momentum baru melalui peluncuran solusi transportasi ramah lingkungan terbaru. Kehadiran bus medium listrik ini menjadi jawaban atas tantangan transisi energi di rute-rute feeder dan jalur sempit Ibu Kota yang selama ini belum terjangkau oleh armada listrik berukuran besar.
Hingga saat ini, Transjakarta telah mengoperasikan sekitar 500 unit bus listrik dari berbagai merek. Namun, seluruh armada tersebut bertipe bus besar dengan panjang 12 meter atau lebih, sehingga sulit menjangkau lokasi dengan kondisi jalan yang tidak terlalu lebar.
Padahal, wilayah-wilayah tersebut merupakan domain operasional layanan seperti Jaklingko atau Minitrans yang masih menggunakan bus medium bermesin diesel.
Bus listrik terbaru hasil produksi pabrikan Higer ini hadir dengan panjang sekitar 7,5 meter dan desain dek tinggi (High Deck). Dimensinya yang ringkas memungkinkan kendaraan ini menelusuri medan jalan yang sebelumnya didominasi oleh bus medium seperti Kopaja atau Metro Mini di permukiman padat.
Alif Prasetyo, President Director PT Energi Makmur Buana (INVI), selaku pihak yang meluncurkan armada ini, menekankan bahwa fokus utama bukan sekadar penjualan unit, melainkan kesiapan ekosistem.
“INVI hadir untuk memastikan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga feasible secara operasional dan bisnis bagi pelanggan. Kami membangun kemitraan jangka panjang yang berfokus pada reliability, sustainability, dan kesiapan ekosistem secara menyeluruh,” ungkap Alif, dikutip Kamis (29/1)
Dukungan serupa datang dari PT Transjakarta. Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, Daud Joseph, mengakui bahwa pengoperasian bus medium listrik yang mumpuni masih menjadi "misteri" yang belum terpecahkan oleh merek-merek sebelumnya. Ia pun menyampaikan target agresif untuk mempercepat adopsi teknologi ini.
“Kapan kita berhasil mengubah bus yang begini menjadi lebih bagus tapi tidak ada lagi mesin injeksi, adanya adalah motor dari baterai. Mudah-mudahan setelah pertemuan siang hari ini, saya berhasil merubah angka 2027 menjadi angka 2026. Tahun 2026 kita sudah bisa mengoperasikan bus medium yang bertenaga listrik,” tutur Daud Joseph.
Menanggapi harapan tersebut, Direktur Operasional INVI, Yusa Oktavia, menyatakan optimismenya. Keyakinan ini didasari pada pengalaman operasional armada listrik di Medan yang teruji tangguh menghadapi kondisi ekstrem, termasuk banjir.
Guna menjamin kelangsungan layanan, telah disiapkan infrastruktur purnajual yang mencakup teknisi tersertifikasi, ketersediaan suku cadang, hingga pengecekan kesehatan kendaraan secara berkala.
Selain itu, terdapat komitmen untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melalui pembentukan PT IMAI sebagai bagian dari kegiatan perakitan.
Langkah ini diharapkan menjadi titik balik dalam percepatan target Net Zero Emission DKI Jakarta 2050 sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi jutaan warga. (Z-1)
Dalam program ini, INVI menghadirkan bus listrik bermerek HIGER, salah satu produsen bus global dengan pengalaman internasional dalam pengembangan kendaraan komersial berbasis listrik.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Kalista saat ini telah memasok 26 unit kendaraan umum berbasis listrik melalui kerja sama dengan operator bus Damri.
PEMERINTAH Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melakukan uji coba Bus Listrik Trans Semarang, Selama masa uji coba masyarakat bisa menikmatinya gratis
Target pemerintah mengurangi emisi gas rumah kaca 50 persen di tahun 2030, menjadi motivasi untuk mewujudkan Jakarta bebas polusi udara dan mencapai nol emisi di tahun 2050.
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Kemenhub kembali mengadakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Pemerintah menyiapkan 78 ribu kursi untuk kapal laut dan kereta api. Sedangkan untuk angkutan darat, disediakan 401 unit bu
PROGRAM mudik gratis kembali dibula oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Lebaran 2026
Saat ini, pemerintah masih menyusun aturan stimulus melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Airlangga menyebut aturan itu ditargetkan rampung pada Senin (9/2).
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved