Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pantura Pati Tergenang Banjir, Arus Truk Logistik Tersendat, Kapolresta Turun ke Lapangan.

Haryanto Mega
14/1/2026 21:17
Pantura Pati Tergenang Banjir, Arus Truk Logistik Tersendat, Kapolresta Turun ke Lapangan.
Ilustrasi(Dok Istimewa)

CUACA ekstrem yang melanda Kabupaten Pati mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk merendam Jalur Pantura PatiJuwana tepatnya di sekitar Traffic Light (TL) Widorokandang, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Rabu (14/1). Kondisi ini berdampak langsung pada perlambatan arus lalu lintas di jalur nasional yang menjadi urat nadi distribusi logistik wilayah Pantura timur.

Merespons situasi tersebut, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan pengamanan arus lalu lintas sejak pukul 10.30 WIB.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi riil di lapangan, mulai dari genangan air, kelancaran arus kendaraan, hingga kesiapan personel dalam melakukan pengaturan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi di sela peninjauan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan genangan air terjadi akibat tingginya curah hujan yang dipicu cuaca ekstrem serta luapan Sungai Silunggonggo. Air menutup sebagian badan jalan dan memperparah kondisi infrastruktur, terutama adanya lubang-lubang jalan yang tidak terlihat oleh pengendara.

“Salah satu penyebab utama perlambatan kendaraan adalah lubang jalan yang tertutup genangan air. Ini sangat berisiko, khususnya bagi kendaraan besar,” tegas Kapolresta Pati.

Arus lalu lintas di kawasan TL Widorokandang didominasi kendaraan berat, terutama truk logistik bermuatan besar. Kondisi tersebut membuat kendaraan harus bergerak dengan kecepatan rendah guna menghindari kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

“Dominasi truk besar membuat pengaturan lalu lintas harus lebih ekstra. Jika terjadi satu insiden saja, dampaknya bisa memicu kemacetan panjang,” katanya.

Dalam pengamanan tersebut, Kapolresta Pati memastikan personel Satuan Lalu Lintas telah disiagakan di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan, penguraian antrean, serta antisipasi kemacetan berkepanjangan.

“Kami sudah menginstruksikan anggota untuk siaga penuh, melakukan pengaturan secara situasional, dan menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan,” jelasnya.

Kapolresta Pati menegaskan bahwa kawasan TL Widorokandang menjadi fokus utama pengamanan karena merupakan simpul pertemuan arus kendaraan dari arah Pati, Juwana, Rembang, dan Kudus dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi.

“Ini titik krusial, sehingga pengaturan harus tepat dan responsif agar arus kendaraan tetap bergerak meskipun terbatas,” ungkapnya.

Selain pengaturan di lapangan, Kapolresta Pati juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kondisi lalu lintas kepada masyarakat secara cepat melalui kanal resmi. “Kami minta informasi situasi lalu lintas terus diperbarui agar masyarakat bisa menyesuaikan perjalanan dan memilih jalur alternatif,” ujarnya.

Mengakhiri pemantauan, Kapolresta Pati mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. “Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan kecepatan, patuhi arahan petugas, dan tetap waspada terhadap genangan serta lubang jalan,” pungkasnya.

Polresta Pati memastikan pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan selama kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi menimbulkan banjir, guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Jalur Pantura.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik