Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA mulai membaik pada Minggu (25/1), namun banjir masih merendam Kabupaten Pati dan Kudus mengakibatkan warga mengalami kesulitan dan ribuan warga bertahan di puluhan titik lokasi pengungsian.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (25/1) hingga saat ini banjir dengan ketinggian 20-120 centimeter masih merendam Kabupaten Pati dan Kudus, ribuan warga kedua daerah tersebut masih bertahan di puluhan lohadi pengungsian karena rumah belum dapat ditempati dan mengganggu aktivitas warga.
Di Kabupaten Pati hingga saat ini masih merendam 60 desa di 7 kecamatan yakni Kecamatan Pati 7 desa, Juwana 23 desa, Kayen 5 desa, Jakenan 8 desa, Sukolilo 3 desa, Dukuhseti 3 desa dan Kecamatan Gabus 11 desa, hingga mengakibatkan 8.998 rumah terendam dengan 10.790 keluarga (29.712 jiwa) terdampak.
"Masih ada 563 keluarga (1.624 jiwa) mengungsi akibat rumah mereka yang belum dapat ditempati katebavterendam banjir diatas 60 centimeter," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra di tengah kegiatan jalan sehat dalam rangka HUT Korpri Minggu (25/1) mengatakan meskipun sejumlah desa terendam banjir sudah menurun dari sebelumnya 136 desa di 12 kecamatan, namun banjir masih merendam puluhan desa hingga mengakibatkan pukuhanvribu jiwa terdampak.
"Saya mohon maaf dan minta dukungan srlyruhcwarga Pati untuk segera dapat mengatasi bencana banjir saat ini, banyak warga yang alami kesulitan dan cuaca masih belum membaik," ujar Risma Ardhi Chandra sambil mengusap air mata.
Sebagai langkah cepat penanganan bencana banjir ini, lanjut Risma Ardhi Chandra, telah menandatangani perpanjangan surat keputusan status tanggap darurat bencanai Nomor 400.9.10.2/0062 Tahun 2026 mulai 24 Januari 2026 hingga 6 Februari 2026. "Kemarin Sabtu (24/1) sudah saya tandatangan perpanjangan status darurat bencana," Imbuhnya.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan yakni Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman, Gulang, Bulung Kulon dan Wates dengan ketinggian air bervariasi 20-120 centimeter hingga masih ratusan warga mengungsi.
Menurut Kepala Pelaksanaan Haruan BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko cuaca yakni hujan lebat berkurang, menjadikan jumlah pengungsi bencana banjir sudah menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai 2.000 jiwa lebih dan kini tersisa 742 jiwa tersebar di 4 lokasi pengungsian
Berdasar data terakhir dikumpulkan, lanjut Eko Hari Djatmiko, ratusan pengungsi masih bertahan di Gedung Muslimat NU Loram Kulon sebanyak 418 jiwa, Balai Desa Gulang 212 jiwa, Pustu Tanjungkarang 11 jiwa dan Balai Desa Karangrowo sejumlah 101 jiwa.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris secara terpisah mengatakan penanganan terhadap banjir terus dilakukan di masa tanggap darurat ini, diharapkan meredanya intensitas hujan secara berangsur-angsur menjadikan banjir semakin menurun, sehingga segera dapat dilakukan perbaikan infrastruktur yang rusak.
"Bantuan logistik terus disalurkan kepada warga terdampak, dapur umum juga masih tetap berjalan karena masih ada ratusan jiwa warga yang mengungsi," kata Sam'ani Intakoris. (H-2)
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
Petani memanen kentang di lahan pertanian kawasan dataran tinggi Dieng, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 23 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/3).
Hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman nelayan di Desa Tanjung Serudung , Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (7/3) petang.
Enam orang, termasuk bocah 12 tahun, tewas akibat terjangan tornado di Michigan dan Oklahoma, AS. Ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan aliran listrik.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved