Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMULIHAN kembali kawasan terdampak banjir besar Sumatra menjadi momentum membangun Aceh lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan. Dukungan kebijakan fiskal (anggaran) dan regulasi (aturan) bukan hanya dapat menggantikan yang rusak, tapi lebih dari itu, yakni mampu membangun lebih baik dari sebelumnya.
"Universitas Syiah Kuala mendukung sepenuhnya kebijakan nasional untuk membangun kembali kawasan banjir. Mengerahkan berbagai pakar lintas disiplin ilmu. Mulai perencanaan infrastruktur, mitigasi bencana, kesehatan, pendidikan, pemulihan sosial dan perekonomian masyarakat terdampak," demikian antara lain dikatakan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh, Profesor Marwan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam pertemuan singkat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Sabtu (10/1) kemarin.
Marwan memuji atas terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) DPR RI guna pemulihan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dari kerusakan akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor. Dengan demikian telah terdorong percepatan penanganan paskabencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga percepatan rehabilitasi dan rekontruksi.
Menurut Rektor Marwan, kehadiran Satgas DPR RI telah berdampak sangat bagus. Misalnya koordinasi yang sebelumnya seperti kurang berjalan atau terkesan macet, sekarang telah mencair, terarah, dan produktif.
Lalu beberapa langkah sudah dilakukan lebih cepat, efektif, dan terukur menyelesaikan persoalan di lapangan. Sangat terasa tidak ada kesenjangan hingga ke tingkat lapangan.
Adapun sebelumnya dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Percepatan Rehabilitasi Dan Rekontruksi Paska Bencana Sumatra DPR RI dan Satgas Pemerintah di Banda Aceh, Sufmi Dasco mengatakan, penanganan pemulihan pasca bencana Sumatra ditarik ke skala tingkat nasional.
Tujuannya proses rehabilitasi dan rekontruksi bisa dipercepat sehingga segera dirasakan langsung oleh masyarakat korban terdampak.
Sufmi Dasco yang merupakan Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan itu menargetkan pemulihan kawasan terdampak bencana banjir besar itu bisa selesai sebelum bulan Ramadan. Lalu aktivitas pemerintah daerah juga berjalan normal serta pelayanan publik pulih sebagaimana biasa.
Secara terpisah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Profesor Mustatanir, kepada Media Indonesia, Minggu (11/1) mengatakan, sejak peristiwa besar banjir akibat siklon senyar 24-27 November 2025 melanda Sumatra, sekitar 2.000 relawan dari Universitas jantung hati masyarakat Aceh itu telah turun ke lokasi. Mereka adalah para pakar dari berbagai keahlian, Dokter Kesehatan, dosen, tenaga akademisi dan mahasiswa.
Mereka menembus ke berbagai kabupaten/kota di Aceh yang terdampak banjir dahsyat itu. Guna melakukan survei dan membangun atau pemulihan kembali jaringan air bersih, kesehatan, sanitasi, pendidikan, pertanian, perkebunan atau lainnya. Dari temuan lapangan tampak kerusakan cukup parah hingga ke depan membutuhkan waktu lama dan harus mengerahkan banyak sumber daya handal untuk mengembalikan kondisi normal.
"Beberapa hari setelah banjir, pakar berbagai keahlian dan ratusan dokter kesehatan dari USK langsung turun lapangan. Tiga hari lalu juga menyebar 719 mahasiswa KKN lintas disiplin ilmu, ke berbagai lokasi paling parah. Untuk membantu rebilitasi dan rekontruksi ke depan USK juga siap melibatkan para pakar dan ilmuan yang ada," tutur Doktor Mustanir yang Sabtu kemarin juga ikut bersama Rektor Marwan menemui Sufmi Dasco Ahmah di Air Port Sultan Iskandar Muda. (MR/E-4)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan konektivitas pascabencana di wilayah Sumatra, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh terus mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) menyiapkan anggaran sebesar Rp430 miliar untuk penanganan pemulihan pascabencana banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved