Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kehutanan mengoptimalkan pemanfaatan kayu gelondongan yang hanyut saat banjir di Sumatra, tepatnya di Aceh Utara, Aceh, dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Kayu-kayu tersebut akan digunakan dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak. Langkah ini dilakukan dengan dukungan puluhan alat berat serta hasil kajian Universitas Gadjah Mada (UGM), agar kayu yang terbawa banjir dapat dimanfaatkan secara legal, aman, dan tepat sasaran.
Di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pemilahan kayu hanyutan dilakukan dengan mengerahkan 35 unit alat berat gabungan dari Kemenhut, TNI, dan Kementerian PUPR. Alat-alat tersebut difokuskan membersihkan kayu dari halaman rumah warga sekaligus memilah kayu di aliran sungai untuk dimanfaatkan sebagai material darurat.
Hingga 6 Januari 2026, tercatat sebanyak 454 batang kayu dengan volume 730,95 meter kubik telah diukur dan dinyatakan layak dimanfaatkan. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan menyatakan, percepatan pemilahan kayu menjadi kunci agar warga segera memperoleh manfaat.
“Dengan dukungan alat berat, pemilahan kayu hanyutan bisa dilakukan lebih cepat dan aman. Kayu yang layak kami manfaatkan untuk kebutuhan darurat warga,” ujarnya.
Kayu hasil pemilahan tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) berbasis hasil riset UGM. Hingga kini, pemanfaatan kayu oleh masyarakat dan lembaga kemanusiaan telah mencapai 28,86 meter kubik, dengan dua unit huntara dalam proses pembangunan dan satu unit telah rampung.
Upaya serupa juga dilakukan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di wilayah ini, pemanfaatan kayu hanyutan didukung 20 unit alat berat dan 10 unit dump truck untuk memenuhi kebutuhan pengungsian dan penanganan darurat.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara Novita Kusuma Wardani menjelaskan, kayu yang telah diolah dimanfaatkan langsung untuk kebutuhan pengungsi. “Sebanyak 430 keping kayu olahan dengan volume 6,95 meter kubik digunakan sebagai alas lantai 267 unit tenda darurat. Seluruh prosesnya kami awasi agar pemanfaatannya tepat sasaran,” katanya.
Kemenhut menegaskan, pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 863 Tahun 2025, dengan mengedepankan prinsip legalitas, transparansi, dan kebermanfaatan sosial, sekaligus mencegah pemanfaatan kayu secara tidak terkendali di lapangan.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved