Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang yang menghancurkan kawasan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 26-26 November 2025 lalu telah menyisakan kesedihan ratusan ribu korban terdampak. Selain menewaskan lebih seribu jiwa, bencana juga merusak puluhan ribu rumah dan tidak terhitung kehancuran lahan pertanian hingga perkebunan warga.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, pada Sabtu (10/1) di Kabupaten Aceh Timur, Aceh misalnya, sebanyak 25.905 unit rumah warga rusak di hantam banjir dahsyat akibat siklon senyar 2025 itu. Itu merupakan rumah masyarakat berbagai tipe yang umumnya tersebar di desa-desa pedalaman atau pinggir sungai, lereng bukit, dan lembah gunung.
Dari jumlah kerusakan seluruhnya 25.905 itu, masing-masing terbagi 3.843 unit rusak berat atau tinggal puing terbawa arus, 5.513 unit rusak sedang dan 16.543 unit lainnya mengalami rusak ringan. Data tersebut sesuai rincian yang telah terverifikasi oleh Keuchik (Kepala Desa) dan Camat di wilayah teritorial mereka masing-masing.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, pemerintah akan membangun tempat Hunian Sementara (Huntara) sebanyak 2.594 unit yang tersebar di 19 kecamatan. Lalu akan dibangun juga Huntara bersifat komunal (interaksi dan terkumpul) sedikitnya 819 unit, di 8 kecamatan dalam wilayah relokasi Aceh Timur.
"Data tersebut sudah saya kirim ke Kementerian Dalam Negeri," tutur Iskandar Usman.
Dikatakan Bupati Iskandar Usman, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat memasukkan data pada gelombang pertama ini, supaya mengusulkan pada gelombang kedua. Syaratnya dengan memiliki video atau foto kerusakan rumah akibat banjir kala itu. (MR/E-4)
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved