Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemulihan rumah ibadah pascabencana terus digencarkan di wilayah Aceh. Salah satu aksi nyata terlihat dalam kegiatan bertajuk Aksi Sosial Bersih Masjid Aceh 2026 yang berlangsung pada 8–12 Januari 2026 di Masjid Syuhada Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan kemanusiaan ini menggerakkan sejumlah relawan dari berbagai kota di Indonesia.
Para relawan yang terdiri dari Kang Cecep, Dede, Wildan, Abay, A New, dan Gilang ini memulai langkah mereka dengan berkumpul di Jakarta sebelum bertolak menuju Serambi Mekkah.
Perjalanan lintas daerah ini menjadi bukti komitmen kuat para relawan untuk hadir langsung membantu masyarakat di wilayah terdampak, khususnya dalam mengembalikan fungsi rumah ibadah.
Setibanya di lokasi, tim relawan langsung melakukan pembersihan menyeluruh.
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan mendetail, mulai dari ruang utama ibadah, dinding, lantai porselen, hingga area krusial seperti tempat wudhu dan kamar mandi.
Dalam pelaksanaannya, aksi sosial ini mendapat dukungan dari Mays Biocare Signature. Perusahaan tersebut menyediakan produk pembersih porselen dan pembersih kerak yang digunakan langsung oleh para relawan di lapangan. Kehadiran produk ini terbukti efektif dalam mengangkat kotoran membandel yang sulit dihilangkan dengan pembersih biasa, sehingga proses pemulihan berjalan lebih efisien.
Salah satu relawan, Kang Cecep, mengakui bahwa kondisi masjid pascabencana memang memerlukan penanganan ekstra, terutama pada area yang terpapar lumpur dalam jangka waktu lama.
“Lumpur dan keraknya cukup tebal, terutama di lantai porselen dan area wudhu. Dengan adanya produk pembersih yang kami gunakan, pekerjaan jadi jauh lebih ringan dan hasilnya terlihat nyata. Masjid bisa kembali bersih dan nyaman untuk digunakan jamaah,” ujar Kang Cecep di sela-sela kegiatannya.
Berkat kerja keras para relawan dan dukungan peralatan yang memadai, Masjid Syuhada Tamiang kini telah kembali bersih. Masyarakat sekitar menyambut positif kehadiran para relawan, mengingat masjid tersebut merupakan pusat aktivitas ibadah dan sosial warga setempat.
Aksi Sosial Bersih Masjid Aceh 2026 ini menjadi potret nyata kolaborasi antara kepedulian komunitas dan dukungan sektor usaha. Melalui semangat solidaritas ini, diharapkan proses pemulihan fasilitas umum di wilayah terdampak bencana lainnya dapat terus berjalan, sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan serupa. (Z-1)
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu mengubah semuanya. Rumah yang telah puluhan tahun menjadi tempat berkumpul keluarga hanyut,
Situasi bencana tidak hanya menghadirkan krisis kemanusiaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko jangka panjang terhadap kesehatan anak.
Psikolog klinis Anna Aulia mengungkap mengapa warga desa lebih cepat bangkit pascabencana banjir dibanding warga kota. Simak analisis daya tahan psikologisnya.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved