Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Semangat Gotong Royong Relawan Lintas Kota Pulihkan Masjid Syuhada Aceh Tamiang Pascabencana

Basuki Eka Purnama
11/1/2026 09:48
Semangat Gotong Royong Relawan Lintas Kota Pulihkan Masjid Syuhada Aceh Tamiang Pascabencana
Aksi bersih-bersih Masjid Syuhada Aceh Tamiang(MI/HO)

UPAYA pemulihan rumah ibadah pascabencana terus digencarkan di wilayah Aceh. Salah satu aksi nyata terlihat dalam kegiatan bertajuk Aksi Sosial Bersih Masjid Aceh 2026 yang berlangsung pada 8–12 Januari 2026 di Masjid Syuhada Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan kemanusiaan ini menggerakkan sejumlah relawan dari berbagai kota di Indonesia. 

Para relawan yang terdiri dari Kang Cecep, Dede, Wildan, Abay, A New, dan Gilang ini memulai langkah mereka dengan berkumpul di Jakarta sebelum bertolak menuju Serambi Mekkah. 

Perjalanan lintas daerah ini menjadi bukti komitmen kuat para relawan untuk hadir langsung membantu masyarakat di wilayah terdampak, khususnya dalam mengembalikan fungsi rumah ibadah.

Setibanya di lokasi, tim relawan langsung melakukan pembersihan menyeluruh. 

Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan mendetail, mulai dari ruang utama ibadah, dinding, lantai porselen, hingga area krusial seperti tempat wudhu dan kamar mandi.

Dalam pelaksanaannya, aksi sosial ini mendapat dukungan dari Mays Biocare Signature. Perusahaan tersebut menyediakan produk pembersih porselen dan pembersih kerak yang digunakan langsung oleh para relawan di lapangan. Kehadiran produk ini terbukti efektif dalam mengangkat kotoran membandel yang sulit dihilangkan dengan pembersih biasa, sehingga proses pemulihan berjalan lebih efisien.

Salah satu relawan, Kang Cecep, mengakui bahwa kondisi masjid pascabencana memang memerlukan penanganan ekstra, terutama pada area yang terpapar lumpur dalam jangka waktu lama.

“Lumpur dan keraknya cukup tebal, terutama di lantai porselen dan area wudhu. Dengan adanya produk pembersih yang kami gunakan, pekerjaan jadi jauh lebih ringan dan hasilnya terlihat nyata. Masjid bisa kembali bersih dan nyaman untuk digunakan jamaah,” ujar Kang Cecep di sela-sela kegiatannya.

Berkat kerja keras para relawan dan dukungan peralatan yang memadai, Masjid Syuhada Tamiang kini telah kembali bersih. Masyarakat sekitar menyambut positif kehadiran para relawan, mengingat masjid tersebut merupakan pusat aktivitas ibadah dan sosial warga setempat.

Aksi Sosial Bersih Masjid Aceh 2026 ini menjadi potret nyata kolaborasi antara kepedulian komunitas dan dukungan sektor usaha. Melalui semangat solidaritas ini, diharapkan proses pemulihan fasilitas umum di wilayah terdampak bencana lainnya dapat terus berjalan, sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan serupa. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya