Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor dan angin kencang masih terjadi di Jawa Barat. Tanah longsor dilaporkan terjadi di Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bogor. Sementara angin kencang merusak di Kabupaten Subang dan Kabupaten Bogor.
Di Kabupaten Majalengka, tanah longsor terjadi di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran. Sejumlah rumah rusak dan penghuninya harus mengungsi.
Bencana yang sama terjadi di Desa Sukaraksa, Kecamatn Cigudeg dan Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Perisitwa itu menyebabkan 5 rumah mengalami kerusakan, dan 8 jiwa harus mengungsi.
Sementara itu, kerusakan rumah dilaporkan terjadi di Desa Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang dan Desa Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kabupaten Bogor, akibat angin kencang. Sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap dan genting.
"Hujan dan cuaca ekstrem masih akan melanda sejumlah wilayah di Jabar dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat masih tetap harus meningkatkan kewaspadaan," ujar Juru Bicara BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat. (H-2)
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved