Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian dan langkah cepat dalam penanganan bencana yang melanda wilayah Sumatra Barat. Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy, menyebut bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, pemerintah pusat telah menunjukkan komitmen dan aksi nyata melalui berbagai upaya konkret di lapangan
“Kami terus berkoordinasi, melihat, dan merasakan langsung bagaimana pemerintah pusat benar-benar all out dalam menangani bencana Sumatra Barat. Sejak hari pertama, Bapak Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk turun langsung membantu masyarakat,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (22/12).
Vasko menambahkan, koordinasi antara Pemprov Sumatra Barat dan pemerintah pusat berjalan intens dan berkelanjutan. Ia menyebut terus berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, untuk melaporkan kondisi terkini dan memastikan setiap kebutuhan masyarakat di lapangan segera ditindaklanjuti.
“Setiap perkembangan situasi kami sampaikan langsung kepada Bapak Presiden melalui Pak Seskab Teddy. Pemerintah pusat sangat responsif terhadap setiap laporan dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Berbagai bentuk bantuan dari pemerintah pusat terus berdatangan tanpa henti, mulai dari pengiriman helikopter, alat berat, kapal logistik, hingga ribuan personel TNI, Polri, dan BNPB yang dikerahkan untuk membantu masyarakat di daerah terdampak.
“Koordinasi antara pusat dan daerah berjalan sangat intens. Tanpa harus menunggu penetapan status apa pun, negara benar-benar hadir untuk rakyatnya,” tambahnya.
Selain bantuan darurat, pemerintah pusat juga telah menyiapkan dukungan anggaran besar untuk mempercepat perbaikan infrastruktur vital dan pembangunan hunian bagi warga terdampak.
Vasko menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran, cepat, dan efektif.
“Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa yang diberikan kepada masyarakat Sumatra Barat. Dengan sinergi ini, kami yakin Sumatra Barat akan pulih dan bangkit lebih kuat,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Vasko menyampaikan bahwa saat ini Sumatra Barat telah memasuki tahap pemulihan. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak, termasuk pemulihan lahan pertanian dan sawah warga yang rusak akibat bencana
“Semua ini juga didukung langsung oleh pemerintah pusat melalui alokasi anggaran khusus untuk tahap pemulihan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan nyata yang diberikan,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Vasko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda, lembaga vertikal, dan para relawan dari berbagai daerah yang terus bekerja tanpa henti membantu masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh pemangku kebijakan di daerah.
“Forkopimda dan para kepala daerah di tingkat kabupaten/kota juga sangat solid. Kerja sama yang kuat inilah yang membuat kita bisa bergerak lebih cepat dalam menangani bencana dan mempercepat proses pemulihan,” ungkapnya
“Kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan Sumatra Barat. Dari bencana ini, kita belajar bahwa kepedulian dan persatuan adalah kunci untuk bangkit bersama,” tutup Vasko. (E-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
KONDISI ekonomi korban banjir besar di Aceh benar-benar mengkhawatirkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved