Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian dan langkah cepat dalam penanganan bencana yang melanda wilayah Sumatra Barat. Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy, menyebut bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, pemerintah pusat telah menunjukkan komitmen dan aksi nyata melalui berbagai upaya konkret di lapangan
“Kami terus berkoordinasi, melihat, dan merasakan langsung bagaimana pemerintah pusat benar-benar all out dalam menangani bencana Sumatra Barat. Sejak hari pertama, Bapak Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk turun langsung membantu masyarakat,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (22/12).
Vasko menambahkan, koordinasi antara Pemprov Sumatra Barat dan pemerintah pusat berjalan intens dan berkelanjutan. Ia menyebut terus berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, untuk melaporkan kondisi terkini dan memastikan setiap kebutuhan masyarakat di lapangan segera ditindaklanjuti.
“Setiap perkembangan situasi kami sampaikan langsung kepada Bapak Presiden melalui Pak Seskab Teddy. Pemerintah pusat sangat responsif terhadap setiap laporan dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Berbagai bentuk bantuan dari pemerintah pusat terus berdatangan tanpa henti, mulai dari pengiriman helikopter, alat berat, kapal logistik, hingga ribuan personel TNI, Polri, dan BNPB yang dikerahkan untuk membantu masyarakat di daerah terdampak.
“Koordinasi antara pusat dan daerah berjalan sangat intens. Tanpa harus menunggu penetapan status apa pun, negara benar-benar hadir untuk rakyatnya,” tambahnya.
Selain bantuan darurat, pemerintah pusat juga telah menyiapkan dukungan anggaran besar untuk mempercepat perbaikan infrastruktur vital dan pembangunan hunian bagi warga terdampak.
Vasko menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran, cepat, dan efektif.
“Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa yang diberikan kepada masyarakat Sumatra Barat. Dengan sinergi ini, kami yakin Sumatra Barat akan pulih dan bangkit lebih kuat,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Vasko menyampaikan bahwa saat ini Sumatra Barat telah memasuki tahap pemulihan. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak, termasuk pemulihan lahan pertanian dan sawah warga yang rusak akibat bencana
“Semua ini juga didukung langsung oleh pemerintah pusat melalui alokasi anggaran khusus untuk tahap pemulihan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan nyata yang diberikan,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Vasko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda, lembaga vertikal, dan para relawan dari berbagai daerah yang terus bekerja tanpa henti membantu masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh pemangku kebijakan di daerah.
“Forkopimda dan para kepala daerah di tingkat kabupaten/kota juga sangat solid. Kerja sama yang kuat inilah yang membuat kita bisa bergerak lebih cepat dalam menangani bencana dan mempercepat proses pemulihan,” ungkapnya
“Kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan Sumatra Barat. Dari bencana ini, kita belajar bahwa kepedulian dan persatuan adalah kunci untuk bangkit bersama,” tutup Vasko. (E-3)
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved