Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatera Barat. Ia berangkat menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara jenis Caracal, Kamis (18/12) pagi.
Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Sutan Sjahrir, Padang, sekitar pukul 08.23 WIB. Agenda kunjungan kerja tersebut mencakup tiga kabupaten, yakni Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.
Di Kabupaten Agam, Prabowo mendarat di helipad Lapangan Sepak Bola Ipensi Ngungun. Dari lokasi tersebut, Presiden meninjau Posko Pengungsi SD 05 Kayu Pasak Palembayan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak banjir serta rencana pembangunan hunian sementara.
Usai melakukan peninjauan di Agam, Presiden kembali menuju helipad untuk melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Padang Pariaman. Di wilayah ini, Prabowo mendarat di helipad Lapangan SMA 1 Kayu Tanam dan meninjau pembangunan Jembatan Mantuang di kawasan Bailey Padang Mantuang.
Kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di kawasan Jalan Lembah Anai, guna memantau progres perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat bencana.
Setelah menyelesaikan rangkaian peninjauan, Presiden Prabowo bertolak menuju Bandara Internasional Minangkabau di Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Turut mendampingi pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Suhartoyo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. (E-3)
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
SUASANA konser Slank x HS Berani Kita Beda di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu malam (17/1), tak hanya dipenuhi euforia musik, tetapi juga semangat solidaritas.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum. Ibaratnya seperti air di sungai pada umumnya,”
Prosesi pemakaman enam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum teridentifikasi digelar dengan penuh khidmat, Rabu (7/1).
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap pertama bagi jemaah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Setiap unit memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 2.000 liter air minum per hari dan akan ditempatkan di titik-titik prioritas sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved