Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan dini cuaca dalam tiga hari ke depan, Sabtu (13/12) sampai Senin (14/5).
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, menjelaskan Bibit Siklon Tropis 93S yang terbentuk pada 11 Desember 2025 di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat kini bergerak ke arah barat daya hingga barat dan posisinya semakin menjauh dari NTT.
“Bibit Siklon Tropis 93S sudah tidak lagi mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah NTT karena posisinya cukup jauh,” ujar Sti Nenot'ek dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Namun, BMKG mencatat masih adanya dinamika atmosfer lain yang berpengaruh. Aktifnya gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang atmosfer Low di wilayah NTT mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, genangan, serta pohon tumbang, terutama pada periode 13–15 Desember 2025.
Meski terdapat potensi hujan lebat, BMKG memastikan tidak ada wilayah di NTT yang berpotensi mengalami angin kencang berskala luas selama periode peringatan dini tersebut.
“Untuk tanggal 13 hingga 15 Desember 2025, nihil potensi angin kencang signifikan di wilayah NTT,” tegas Sti Nenot'ek.
BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi melalui kanal BMKG serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan. (PO)
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
USAI meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Polri menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah ke sejumlah wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT).
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi El .Tari Kupang, Sti Nenot’ek, mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved