Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dua Insiden Laut di NTT, Satu Tewas Tiga Selamat

Palce Amalo
18/2/2026 13:41
Dua Insiden Laut di NTT, Satu Tewas Tiga Selamat
Evakuasi pemancing Meninggal di Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (18/2).(Dok Tim SAR Maumere)

DUA insiden laut terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam waktu hampir bersamaan. Seorang pemancing di Maumere ditemukan meninggal dunia, sementara tiga nelayan di Rote Ndao berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan.

Peristiwa pertama terjadi di Perairan Wuring, Maumere. Mateus Rohi, 42, warga Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka hilang saat memanah ikan pada Selasa (17/2) dini hari.

"Korban melaut bersama dua rekannya. Sekitar pukul 06.00 Wita, kedua rekannya kembali ke daratan. Namun korban tidak muncul ke permukaan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, Rabu (18/2).

Setelah dilakukan pencarian oleh keluarga dan masyarakat serta dilanjutkan operasi SAR, korban ditemukan pada Rabu (18/2)pukul 07.10 Wita dalam kondisi meninggal dunia sekitar 0,59 nautical mile dari lokasi awal diduga tenggelam. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD TC Hiller Maumere.

Sementara itu, insiden kedua terjadi di Perairan Desa Diu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Tiga nelayan asal Desa Matanain, Kecamatan Rote Timur, yakni Meki Sina, 50, Vander Sina, 16, dan Riski Lai, 14, mengalami mati mesin dan sempat hilang kontak saat melaut pada Selasa (17/2). 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Rote serta KN SAR Antareja 233 untuk melakukan pencarian. Setelah upaya semalaman, ketiga nelayan ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (18/2) pukul 08.30 dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke Pelabuhan Papela untuk diserahkan kepada keluarga.

"Setelah proses evakuasi selesai, para korban dibawa menuju Pelabuhan Papela. KN SAR Antareja 233 diperkirakan tiba dengan selamat di Pelabuhan Papela pada pukul 11.30 dan seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya