Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Perairan Sumba Nelayan Diingatkan tidak Berlayar

Laus Markus Goti
23/1/2026 20:45
Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Perairan Sumba Nelayan Diingatkan tidak Berlayar
(MI/Laus Markus Goti)

CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan dan kapal-kapal berukuran kecil.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas IV Waingapu mengimbau para nelayan untuk tidak melaut sementara waktu hingga kondisi cuaca kembali membaik. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kecelakaan laut.

Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Fadly Afand Djafar, melalui Penata Layanan Operasional, Pangestu Aji Nugroho, menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. "Dalam kondisi cuaca seperti ini, kami mengimbau nelayan dan operator kapal untuk tidak berlayar demi keselamatan bersama," ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (23/1). 

Pantauan Media Indonesia di Dermaga Ikan Waingapu, sejumlah nelayan terlihat memilih menepi dan mengikat kapal mereka di dermaga. Para nelayan mengaku tidak berani melaut karena kuatnya angin disertai gelombang tinggi yang masih terus terjadi.

Cuaca buruk juga berdampak pada aktivitas angkutan laut. Sejumlah kapal penumpang perintis terpaksa menunda keberangkatan berdasarkan rekomendasi dari KSOP Waingapu hingga cuaca dinyatakan aman untuk pelayaran.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari instansi meteorologi, wilayah perairan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami peningkatan kecepatan angin, tinggi gelombang, serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan kepelabuhanan.

KSOP juga mengingatkan seluruh awak kapal untuk memastikan kelengkapan alat keselamatan serta meningkatkan koordinasi dengan syahbandar setempat sebelum dan selama pelayaran. Feri jenis roro diminta memberi perhatian khusus pada pengamanan kendaraan di dalam kapal.

Selain itu, KSOP menyoroti kapal dengan lambung bebas rendah serta kapal tradisional yang dinilai lebih rentan terhadap gelombang tinggi dan arus kuat. KSOP Waingapu juga membuka akses informasi cuaca melalui saluran WhatsApp resmi agar pelaut dapat memperoleh pembaruan kondisi cuaca secara berkala. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya