Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya peningkatan kondisi cuaca laut di Perairan Teluk Sampit dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan , untuk itu ativitas pelayaran di perairan selatan Kabupaten Kotawaringin Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terkait gelombang tinggi.
Dalam prakiraan cuaca laut yang berlaku mulai Sabtu hingga Senin 17–19 Januari 2026, BMKG menyebutkan adanya potensi perubahan angin dan gelombang yang dapat berdampak pada keselamatan nelayan serta pelaku transportasi laut.
“Kecepatan angin berada di kisaran 9 hingga 13 knot, namun sesekali dapat terjadi hembusan hingga 23 knot,” demikian keterangan BMKG Sampit dalam rilis resminya, Senin (19/1).
BMKG mencatat, tinggi gelombang pada hari tersebut masih tergolong rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini dinilai masih memungkinkan aktivitas pelayaran, meski tetap memerlukan kewaspadaan.
“Angin diprakirakan bertiup 13 hingga 16 knot dengan potensi hembusan mencapai 26 knot,” tulis BMKG. Arus laut diperkirakan mengarah ke tenggara dengan kecepatan cukup kuat, meskipun tinggi gelombang masih berada pada rentang yang sama dengan hari sebelumnya.
Pada Senin (19/1), BMKG mengingatkan adanya peningkatan tinggi gelombang yang masuk kategori sedang. Gelombang laut diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang berisiko bagi kapal kecil dan aktivitas nelayan tradisional.
“Kecepatan angin relatif stabil, namun potensi hembusan maksimum bisa mencapai 28 knot,” lanjut BMKG. Arus laut diprediksi bergerak ke arah timur dengan kecepatan sedang hingga kuat.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu kecil dan kapal tongkang.
Nelayan pengguna perahu kecil diimbau meningkatkan kewaspadaan saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang diminta waspada apabila angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
BMKG menjelaskan, berdasarkan analisis pola angin, terdapat belokan angin di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah. Angin permukaan umumnya bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan maksimum mencapai 24 knot, yang berpotensi memicu hujan ringan hingga sedang di sekitar perairan.
Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG serta mengutamakan faktor keselamatan sebelum melaut. (H-2)
BMKG Jawa Barat (Jabar) memprakirakan kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah Jabar.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selanjutnya gelombang tinggi juga akan berlanjut ke arah Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prakirawan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
BMKG: potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 91S saat ini terpantau aktif di Samudra Hindia barat daya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berpeluang jadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved