Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah yang berlaku mulai 28-31 Januari 2026. Wilayah terdampak meliputi perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
Prakirawan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
“Kami memprakirakan tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo berada pada kisaran 2,5 sampai 4 meter, yang masuk kategori tinggi,” ujar Adnan, Selasa (27/1).
Selain gelombang tinggi, kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Jawa Tengah juga diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang. Angin umumnya bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan antara 2 sampai 15 knot.
Menurut Adnan, kombinasi angin dan tinggi gelombang tersebut dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil.
“Kami mengimbau nelayan dan operator kapal kecil agar lebih waspada dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut,” katanya.
BMKG juga mengingatkan batas aman operasional sejumlah jenis kapal. Perahu nelayan berisiko jika angin mencapai 15 knot dan gelombang setinggi 1,25 meter. Kapal tongkang perlu waspada saat angin menyentuh 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal ferry berisiko saat angin mencapai 12 knot disertai gelombang tinggi.
“Dengan potensi gelombang yang bisa mencapai 4 meter, kami sarankan aktivitas melaut ditunda apabila cuaca memburuk,” tegas Adnan.(LD)
Pada pagi cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah secara merata.
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 23 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/3).
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 Maret 2026 menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di perairan selatan dan air laut pasang
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved