Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Basarnas, hingga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), terus bergerak bersama elemen masyarakat untuk membantu warga terdampak bencana longsor dan banjir Sumatra. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Singgih Januratmoko, menilai langkah tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan bangsa menghadapi bencana alam.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya upaya yang sudah dilakukan. Situasi di lapangan menunjukkan respons yang solid dan terukur. Mitra kami, yakni Kemensos, telah mengoperasikan 30 dapur umum dan mampu menyalurkan 80.000 makanan siap santap setiap hari. Ini bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberi rasa aman bagi para pengungsi,” ujar Singgih dalam keterangan pers yang diterima Senin (8/12).
Ia juga menyoroti langkah Kemensos yang sudah mempersiapkan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari strategi pemulihan jangka panjang. Menurutnya, pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah tidak hanya pada fase darurat, tetapi juga pada tahap rehabilitasi.
Singgih turut mengapresiasi kontribusi Tagana, yang menerjunkan ratusan relawan untuk membantu evakuasi dan mengoperasikan dapur umum. “Mereka adalah pahlawan kemanusiaan di garis depan,” tegasnya.
Di sisi lain, BNPB sebagai koordinator utama telah mengerahkan seluruh sumber daya secara terpadu. Kolaborasi erat antara Basarnas, TNI, Polri, serta pos logistik darurat mempercepat evakuasi dan pembukaan akses menuju lokasi yang terdampak. Menurut Singgih, sinergi ini menjadi kunci efektivitas penanganan bencana.
Selain upaya pemerintah, DPP Partai Golkar juga bergerak memberikan bantuan. Melalui jaringan daerah, Golkar menghimpun dan menyalurkan logistik, obat-obatan, serta perlengkapan darurat ke wilayah-wilayah terdampak di tiga provinsi tersebut.
Legislator Golkar itu juga mengajak seluruh masyarakat ikut membantu pemulihan. “Mari kita tetap bersatu. Untuk saudara-saudara di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawasi agar bantuan dan program pemulihan berjalan tepat sasaran. Kepada para relawan dan aparat di lapangan, jaga keselamatan dan tetap semangat. Kita pasti bisa melewati ini dengan lebih kuat,” tutup Singgih.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bersama PLN telah mempercepat pemulihan listrik di daerah terdampak seperti Sibolga, Tapanuli Tengah, serta sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra Barat, sekaligus mengaktifkan posko-posko bencana Kementerian ESDM. (E-3)
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
Pascabanjir Batang Toru, warga Desa Garoga berharap pemulihan lahan pertanian. Simak kisah haru para pengungsi yang menanti hari ceria di tengah lumpur.
SUNGGUH lama dan sangat perih penderitaan ribuan warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Pemerintah harus mengomunikasikan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang dalam penanganan bencana secara jelas.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus bersatu dengan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi tantangan dan bencana alam, termasuk pemulihan bencana Sumatra
Koordinasi lintas sektoral ini dinilai berhasil mempercepat pengambilan keputusan strategis di titik-titik terdampak.
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan agar penanganan bencana di Indonesia tidak berubah menjadi ajang pencitraan pejabat dan tokoh publik.
Keterlibatan Polri dalam penanganan bencana Sumatra membuka diskusi yang lebih luas tentang peran kepolisian dalam menghadapi kejahatan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved