Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Waspada Bencana Hidrometrologi! NTT Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem 8–14 Desember 2025

Alexander P Taum
08/12/2025 10:18
Waspada Bencana Hidrometrologi! NTT Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem 8–14 Desember 2025
Ilustrasi(MI/ALEXANDER P TAUM)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang merilis siaran pers resmi mengenai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada periode 8–14 Desember 2025. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Siaran pers itu ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, pada 7 Desember 2025.

Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat

BMKG menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah NTT saat ini telah memasuki musim hujan. Terpantau adanya Sirkulasi Siklonik di Laut Banda yang memicu daerah belokan angin, pertemuan angin, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah setempat. Kondisi ini juga diperkuat dengan aktifnya Gelombang Kelvin, sehingga meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

BMKG juga mengungkapkan bahwa sirkulasi siklonik tersebut berpotensi tumbuh menjadi Bibit Siklon Tropis pada Selasa, 9 Desember 2025, dan diperkirakan bergerak ke arah barat–barat daya.

Daerah yang Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi:

Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, dan Malaka.

Peringatan dan Imbauan BMKG

Untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan: Tetap tenang namun waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampaknya, Masyarakat di wilayah bertetopografi curam, bergunung, atau dekat tebing diminta waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang, khususnya saat hujan sedang hingga sangat lebat.

Waspada banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG serta aparat daerah diminta meningkatkan koordinasi dengan BPBD dan TNI–Polri.

BMKG membuka layanan informasi 24 jam melalui telepon (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264, aplikasi Info BMKG, serta media sosial Info BMKG El Tari.

BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer dapat berubah dengan cepat sehingga kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bencana.  (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya