Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA barang kebutuhan kembali melonjak di sejumlah daerah di Jawa Tengah Minggu (7/12), kenaikan harga tersebut dipicu menurunnya produksi dan pasokan barang dari sentra penghasil pertanian seperti sayuran, cabai, bawang merah hingga ikan segar akibat kondisi cuaca.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (7/12) harga barang kebutuhan kembali melonjak di pasar tradisional di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak dan Salatiga, hal iniembuat warga kelabakan dan semakin berat, bahkan diperkirakan akan terus meningkat hingga jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang.
Lonjakan harga kebutuhan paling menonjol terjadi pada bawang merah yang sebelumnya Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, cabai rawit merah dari sebelumnya Rp50.000 naik menjadi Rp80.000 per kilogram dan sejumlah jenis ikan segar seperti bandeng dari Rp25.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, ikan Bantar dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Kenaikan sejumlah barang kebutuhan termasuk sayuran dari sebelumnya Rp3.000-Rp4.000 per kilogram menjadi Rp7.000-Rp8.000 per kilogram tersebut, dipicu karena pasokan dari sejumlah daerah penghasil barang kebutuhan tersebut merosot akibat cuaca yakni intensitas hujan yang terus mengguyur.
Tidak hanya itu, sejumlah barang kebutuhan lain juga bergerak naik yakni telur ayam dari sebelumnya Rp27.000 per kilogram menjadi Rp28.000-Rp29.000 per kilogram l, demikian juga daging ayam potong dari sebelumnya Rp36.000 per kilogram kini naik menjadi Rp37.000-Rp38.000 per kilogram.
"Panen cabai di sejumlah daerah pemafok seperti Kabupaten Semarang, Demak, Pemalang, Temanggung,, Magelang menurun dratis mengakibatkan harga cabai melonjak hampir 100 persen dari sebelumnya," kata Sutrisno, seorang pemasok cabai di Kota Semarang.
Hal serupa diungkapkan Purwanto,55, pedagang bawang merah di Pasar MAJT Kota Semarang bahwa tingginya harga bawang saat ini, karena sejumlah daerah pemasok seperti Brebes, Pemalang, Demak, Grobogan hingga Pati mengalami penurunan produksi bahkan tidak ada panen lagi.
Pada kondisi biasa, ungkap Purwanto, setiap hari biasanya dapat pasokan hingga 16 ton (2 truk) bawang merah yang kemudian disebarkan ke sejumlah pasar tradisional seputar Kota Semarang seperti Johar, Peterongan, Bulu, Karangayu dan Jatingaleh, namun sekarang ini hanya mendapat pasokan satu mobil pickup atau sekitar 2 ton dan hanya untuk eceran sendiri.
Demikian juga Chamid,50, pemasok ijan segar di sejumlah daerah di Jawa Tengah mengaku cukup berat untuk memperoleh dagangan ikan, hujan lebat dan gelombang tinggi terjadi di perairan mengakibatkan produksi ikan tangkap merosot hingga harga di tingkat pelelangan sudah melonjak tinggi.
Menurut Chamid banyak daerah penghasil ikan budidaya seperti Pati, Demak, Kabupaten Semarang, Kendal, Barang dan Pekalongan produksi juga berkurang menjadikan harga di pasaran melonjak. "Saya biasanya bisa menjual sampai 10 ton berbagai jenis ikan per hari, tapi sekarang 5 ton saja berat," imbuhnya. (H-2)
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Harga cabai rawit yang sempat membubung hingga Rp75.000 per kg, sekarang Rp38.000 per kg. Pun, cabai besar merah harga jual di pedagang Rp40.000 per kg.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mulai mengalami penurunan dari Rp80 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Komoditas cabai rawit merah di Jakarta Selatan berada pada harga Rp81 ribu/kg, dan cabai merah keriting Rp58 ribu/kg.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mulai mengalami penurunan harga dari Rp80 ribu menjadi Rp60 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved