Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI minggu ketiga Januari 2026, seluruh komoditas cabai di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan harga. Dari hasil pemantauan, cabai hijau, cabai merah, dan cabai rawit sama-sama turun, dengan penurunan tertinggi terjadi pada cabai rawit.
Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko menjelaskan, penurunan harga cabai ini menjadi bagian dari fluktuasi harga 13 komoditas yang dipantau pada minggu ketiga Januari 2026. Secara keseluruhan, terdapat sepuluh komoditi yang mengalami penurunan harga dan tiga komoditas mengalami kenaikan.
“Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit yang turun Rp30.034 dari Rp101.684 menjadi Rp71.650/kg. Selain itu, cabai hijau turun Rp8.333 dari Rp58.333 menjadi Rp50 ribu/kg, dan cabai merah turun Rp7.334 dari Rp52.184/kg menjadi Rp44.850/kg,” ujarnya, Minggu (25/1).
Ia menambahkan, turunnya harga cabai didorong oleh ketersediaan stok yang cukup serta kelancaran pasokan ke pasar Kota Padang Panjang, sehingga berdampak langsung pada harga di tingkat konsumen.
Komoditas utama lainnya yang mengalami penurunan harga di antaranya beras kualitas I yang turun Rp169 dari Rp18.169 menjadi Rp18 ribu/kg. Telur ayam ras turun Rp784 dari Rp30.134 menjadi Rp29.350/kg. Bawang merah turun Rp3.484 dari Rp43.484 menjadi Rp40 ribu/kg.
Penurunan harga juga terjadi pada bawang daun yang turun Rp700 dari Rp8.700 menjadi Rp8.000/kg. Terong turun Rp1.300 dari Rp12 ribu menjadi Rp10.700/kg. Bawang bombai turun Rp300 dari Rp33.300 menjadi Rp33 ribu/kg. Serta minyak goreng kemasan sederhana turun Rp334 dari Rp17.667 menjadi Rp17.333/liter.
Sementara itu, tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu bawang putih, seledri, dan pisang lokal. Kenaikan tertinggi terjadi pada seledri sebesar 11,24 persen, dari Rp26.700 menjadi Rp29.700/kg. Bawang putih naik Rp350 dari Rp34.167 menjadi Rp34.517/kg, dan pisang lokal naik Rp1.000 dari Rp9.000 menjadi Rp10.000/kg.
“Kenaikan harga pada beberapa komoditas perlu tetap diantisipasi agar tidak berlanjut, dengan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran jalur pasokan. Sementara untuk komoditas yang turun harga, kondisi ini perlu dipertahankan guna menjaga daya beli masyarakat,” tuturnya. (H-2)
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
TREN harga dua komoditas pangan strategis, yakni cabai rawit merah dan daging ayam ras, menunjukkan penurunan signifikan secara nasional di awal Maret 2026.
Harga cabai rawit bertengger Rp55 ribu per kilogram, sedangkan untuk sabai besar keriting Rp60 ribu per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
MENJELANG Perayaan Imlek dan Ramadan 2026, harga sejumlah bumbu dapur di Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengalami lonjakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved