Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Awas, Gelombang Tinggi 2,5 Meter l dan Cuaca Ekstrem di 33 Daerah di Jawa Tengah Kamis 4 November

Akhmad Safuan
04/12/2025 10:41
Awas, Gelombang Tinggi 2,5 Meter l dan Cuaca Ekstrem di 33 Daerah di Jawa Tengah Kamis 4 November
Ilustrasi(MI/AKHMAD SAFUAN)

CUACA ekstrem berpotensi merata di 33 daerah di Jawa Tengah Kamis (4/12), gelombang tinggi mencapai 2,5 meter berlangsung di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah menjadi ancaman serius aktivitas pelayaran.

Cuaca buruk berlangsung di Jawa Tengah berubah dratis,  sejak pagi hujan ringan Mukai mengguyur sejumlah daerah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat ringan-sedang berlangsung secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan puluhan daerah berpotensi terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

Selain diguyur hujan, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga berpotensi di sejumlah kawasan di perairan utara dan selatan Jawa Tengah Kamis (4/12), sehingga diminta warga beraktivitas di perairan tersebut untuk waspada. "Ketinggian gelombang apalagi disertai kecepatan angin diatas 15 knot berisiko terhadap aktivitas pelayaran," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.

Meskipun air laut pasang (rob) sudah menurun dratis, menurut Shafira Tsanyfadhila, kondisi perairan yang tidak bersahabat dengan kecepatan angin 5-20 knot bertiup dari arah barat ke utara, gelombang tinggi berlangsung hingga Minggu (7/12) berpotensi di sejumlah kawasan yakni Perairan Karimunjawa, Jepara, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.

"Sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran baik itu kapan nelayan, tongkang, penyeberangan antar pulau maupun penumpang dan barang, sehingga diminta warga beraktivitas di perairan untuk waspada," tambahnya.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa secara terpisah mengatakan cuaca ekstrem berpotensi berlangsung merata di 33 daerah di Jawa Tengah bagian selatan, timur, tengah, Pantura dan Solo Raya Kamis (4/12), sehingga diminta warga untuk mewadahi terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Tegal, Bumiayu dan Majenang.

"Awas bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut, angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Ferry Oktarisa. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya