Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Victor Tinambunan, menilai banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara bukan sekadar bencana alam, melainkan bencana ekologis akibat ulah manusia.
“Bencana ini bukan bencana alam biasa, melainkan bencana ekologis, bencana buatan manusia,” ujar Victor.
Ia menyebut penyebab utama bencana adalah hilangnya tutupan hutan secara drastis di wilayah terdampak. Ia pun mendesak pihak berwenang segera menelusuri para pelaku dan memberikan sanksi berat, baik kepada perusahaan maupun individu. Victor juga mendesak pemerintah bertindak tegas memberantas praktik illegal logging, termasuk menutup PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang dinilai merusak hutan di kawasan Tapanuli.
“Pemerintah harus tegas menindak ilegal logging dan menutup TPL yang sudah merusak hutan di Tapanuli Raya,” tegasnya.
Sebagai pimpinan HKBP, Victor menyatakan pemulihan lingkungan harus menjadi tugas bersama, terutama melalui penanaman kembali pohon untuk kawasan hutan lindung. HKBP melaporkan enam jemaatnya meninggal akibat bencana tersebut. Gereja kini sedang mengumpulkan bantuan dari jemaat dan menyiapkan pos pelayanan bagi pengungsi.
“Saya sudah meminta Praeses dan tim kantor pusat menampung pengungsi dan membuka posko. Bantuan dari jemaat sudah mulai terkumpul,” katanya.
Banjir Sumatra Utara terjadi dengan dampak terparah di Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Langkat.
Video yang beredar memperlihatkan banyak batang kayu terseret arus. Publik menduga bongkahan kayu tersebut berkaitan dengan aktivitas illegal logging. (E-3)
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
Pascabanjir Batang Toru, warga Desa Garoga berharap pemulihan lahan pertanian. Simak kisah haru para pengungsi yang menanti hari ceria di tengah lumpur.
SUNGGUH lama dan sangat perih penderitaan ribuan warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Staf Khusus Menag Gugun menegaskan bahwa Kemenag hadir memastikan penyelesaian persoalan rumah doa dilakukan secara adil, damai, dan bermartabat.
HKBP menyerukan gereja menolak bantuan dari individu maupun perusahaan yang diduga merusak lingkungan, termasuk Toba Pulp Lestari (TPL), di tengah bencana Sumatra
Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menggelar doa bersama dalam rangka mendoakan alam Indonesia sekaligus mendesak agar TPL ditutup.
PT TPL mengklaim telah memberi kontribusi signifikan dengan menyerap lebih dari 9.000 tenaga kerja, serta bermitra dengan lebih dari 4.000 kelompok tani dan pelaku UMKM.
Ephorus HKBP menilai PT TPL lebih anyak mudarat ketimbang manfaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved