Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Waka MPR Ibas Dorong Akses KUR Lebih Mudah agar UMKM Lebih Bersaing

Rahmatul Fajri
01/12/2025 17:03
Waka MPR Ibas Dorong Akses KUR Lebih Mudah agar UMKM Lebih Bersaing
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyuntikkan semangat optimisme kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pegiat ekonomi kreatif (Ekraf) Kabupaten Pacitan. Ibas menegaskan komitmennya untuk mengawal program permodalan usaha agar dapat diakses dengan mudah oleh pelaku usaha di daerah.

Dalam acara bertajuk “Ekonomi Kreatif: Karya Pemuda, Kekuatan Bangsa” di Pacitan, Ibas mengapresiasi semangat para pelaku usaha yang tetap berjuang di tengah tantangan ekonomi.

“Ini menandakan Kabupaten Pacitan tidak pernah sepi dari perjuangan, komitmen, harapan, dan ikhtiar untuk menjadi kabupaten yang terus optimis, positif, dan ingin semakin maju serta sejahtera,” ujar Ibas, melalui keterangannya, Senin (1/12).

Ibas menekankan bahwa pihaknya terus mengawal pemerintah pusat dan daerah agar menghadirkan kebijakan yang memajukan ekonomi rakyat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kemudahan permodalan.

“Kami mengawal agar Bapak-Ibu yang bergerak di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk ekonomi kreatif, mendapatkan permodalan yang lebih mudah, lebih cepat, dan tidak terlalu banyak persyaratan yang membebani,” tegas Ibas.

Ibas, yang juga Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN, mencontohkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai cara formal yang disediakan negara untuk memudahkan masyarakat mendapatkan modal usaha dengan suku bunga terjangkau.

Dorong Sinergi dengan Pariwisata dan Digitalisasi

Lebih lanjut, Ibas mengajak pelaku usaha memanfaatkan potensi unik Pacitan yang dikenal sebagai The 70 Miles of Sea Paradise dan Kota Seribu Satu Goa. Ia menilai potensi wisata alam ini adalah motor penggerak utama UMKM dan Ekraf.

“Kalau pariwisata Pacitan maju, usaha-usaha lain pun ikut terdorong. Mulai dari kuliner, suvenir, jajanan, transportasi, penginapan, wastra, dan berbagai produk lainnya akan hidup,” jelasnya.

Selain permodalan, Ibas menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Ia mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas, kemasan, dan cita rasa produk, serta memaksimalkan penjualan melalui media sosial.

"Hari ini kita tidak perlu lagi punya kios atau menyewa tempat. Dengan media sosial saja kita bisa berjualan," katanya.

Ibas berharap UMKM dan Ekraf Pacitan dapat menjadi bagian dari solusi bangsa dengan menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi. "Saya berharap kita bisa menjadi bagian dari solusi bangsa menciptakan lapangan pekerjaan, kemandirian, serta keunggulan dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang menjadi kebanggaan Kabupaten Pacitan,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya