Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League), Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa, beserta delegasi di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, kemarin.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan dunia Islam, khususnya dalam bidang dialog keagamaan, kebangsaan, dan toleransi. Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, menyampaikan penghormatan kepada Dr. Al-Issa dan delegasi dari Makkah Al-Mukarramah.
Ahmad Muzani menjelaskan struktur lembaga perwakilan di Indonesia, mulai dari DPR, DPD, hingga MPR sebagai lembaga gabungan keduanya. Ia menegaskan kembali tiga tugas utama MPR sesuai konstitusi. Menurutnya, kehadiran Sekjen Liga Muslim Dunia memberikan semangat sekaligus pesan bahwa nilai-nilai keagamaan sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan. Ia menekankan bahwa sejak Indonesia berdiri, keberagaman suku, agama, budaya, dan adat justru menjadi fondasi lahirnya negara kesepakatan yang harus dijaga hingga akhir zaman.
“Persatuan adalah syarat utama bagi kesejahteraan, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Kekayaan alam Indonesia hanya akan bermanfaat apabila kita hidup dalam kerukunan dan semangat gotong royong,” ujar Ahmad Muzani.
Dalam pertemuan tersebut, ia turut didampingi para Wakil Ketua MPR, yaitu Dr. Hidayat Nur Wahid (PKS), Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), serta perwakilan DPD, pimpinan fraksi, para deputi, dan para tokoh pesantren. Selain itu juga didamping Plt. Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, S.E., M.M, beserta jajarannya.
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL), H.E. Dr. Muhammad bin Abdulkarim Al-Issa, menyampaikan apresiasi tinggi atas undangan MPR RI serta kehormatan yang diberikan kepada delegasinya.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Liga Muslim Dunia untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, yang dinilai sebagai salah satu negara muslim paling berpengaruh dan moderat. Dr. Al-Issa menyampaikan bahwa dirinya merasa gembira dapat mendengar langsung paparan Ketua MPR mengenai tugas dan kewenangan lembaga tersebut dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Menurutnya, penjelasan itu semakin memperkuat pemahaman tentang peran strategis MPR dalam menjaga nilai kebangsaan, konstitusi, serta persatuan nasional.
“Tidak diragukan lagi bahwa terdapat banyak tantangan pada berbagai tingkatan. Namun kami yakin, Majelis Permusyawaratan Rakyat, dengan kekuatan konstitusional yang dimiliki serta kepemimpinan Bapak Ketua, insyaAllah mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut dan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Salah satu hal terpenting adalah perhatian masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai kebangsaan, termasuk menjaga kemerdekaan Indonesia. Karenanya kata dia, tugas utama menjaga persatuan dan kesatuan dalam seluruh aspek kehidupan bernegara merupakan amanah besar yang dijalankan dengan penuh komitmen oleh MPR. “Indonesia memiliki citra yang sangat baik di mata dunia, baik dalam komunitas global maupun dalam dunia Islam,” ujar Al-Issa.
Dr. Al-Issa juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama keberlangsungan sebuah bangsa. Ia menyampaikan rasa bangga atas hubungan erat antara Liga Muslim Dunia dan MPR RI, serta optimistis bahwa kerja sama ini akan berkembang dalam berbagai agenda dan inisiatif bersama pada masa yang akan datang.
Dr. Al-Issa mendoakan agar Allah SWT memberikan kemudahan dan taufik kepada para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa. Pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan acara bertajuk Dialog kekuatan Ideologi Pancasila untuk Perdamaian Dunia, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta. (H-2)
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Negara yang ekonominya kuat, kata dia, akan mampu menghadirkan lebih banyak program pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ketua MPR menilai berdasarkan foto atau video yang beredar, besar kemungkinan ada dampak dari kerusakan terhadap lingkungan yang memperparah bencana.
Ibas menekankan bahwa pihaknya terus mengawal pemerintah pusat dan daerah agar menghadirkan kebijakan yang memajukan ekonomi rakyat.
Ibas mengatakan dialog itu penting karena membuka pintu dan membuat semua pihak saling memahami. Namun, dialog saja tidak cukup
Muzani mengatakan jajaran MPR akan bertemu dengan Presiden membahas persoalan ini. Waktu pertemuan sedang disiapkan
Keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
Ketua MPR menyampaikan sejumlah pandangan dan masukan kepada Presiden terkait berbagai program strategis pemerintah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved