Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di Kalimantan Tengah mengapresiasi program cetak sawah rakyat (CSR) Kementerian Pertanian yang berjalan saat ini memiliki dampak positif terhadap roda ekonomi dan juga kesejahteraan petani.
Himbarni (46), Ketua Kelompok Tani Penyang Karohey, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas mengatakan manfaat CSR sangat dirasakan terutama pada hitung-hitungan bagi hasil yang jauh lebih besar dibanding garapan lahan sebelumnya. Menurutnya program cetak sawah telah membawa perubahan besar khususnya pada hasil panen dan keuntungan secara keseluruhan. Sebagai contoh, dia mengatakan indeks pertanaman 1 kali kini bertambah menjadi 2 kali dalam setahun.
“Bahkan saat ini sedang berupaya menjadi 3 kali dalam setahun. Ini bukti nyata di mana lahan tidur bisa diolah menjadi lumbung ekonomi bagi kami,” ujar Himbarni dalam keterangan yang diterima (28/9).
Menurut Himbarni, pemerintah bukan sekedar menyediakan lahan namun lebih dari itu juga melakukan pendampingan hingga memberikan berbagai bantuan. Di antara yang paling bermanfaat adalah penggunaan mekanisasi alsintan dan juga bantuan benih maupun pupuk.
“Setelah lahan digarap kami juga dibantu dalam mengakses bantuan seperti alsintan, pupuk dan juga benih. Kemudian dari sisi teknis kami juga diberikan pemahaman dan juga pendampingan secara intens,” katanya.
Senada dengan Himbarni, Mansyah (41), Petani asal Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau mengatakan bahwa program CSR merupakan program yang selama ini diharapkan masyarakat. Ia mengatakan selama ini tidak bisa membuka lahan sendiri karena memiliki keterbatasan.
“Tapi cetak sawah ini hadir sebagai solusinya, makanya kami menyambut baik dan 100 persen kami dukung supaya ke depan asta cita Pak Presiden Prabowo Subianto bisa terwujud,” katanya.
Mansyah menyambut baik program cetak sawah terus dilakukan pemerintah, di mana pendapatan Rata-rata hasil produksi mampu mencukupi kebutuhan keluarga hingga urusan dapur dan Anak-anak sekolah.
“Saya bisa memenuhi semua kebutuhan rumah tangga hanya dari menggarap lahan cetak sawah. Ini program luar biasa yang harus dilanjutkan untuk kepentingan yang lebih besar. Para petani berharap program ini diperluas dan dikembangkan ke seluruh wilayah sehingga Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi lumbung padi nasional di masa depan,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya kepada Kementerian Pertanian (Kementan) meminta agar capaian swasembada terus dipercepat sehingga Indonesia ke depan mampu menjadi lumbung pangan dunia.
Presiden menegaskan Indonesia kini telah berubah menjadi negara penghasil beras terbesar di kawasan Asean. Lebih dari itu, Indonesia juga menjadi penentu harga beras dunia karena saat ini kebijakan impor ditiadakan. “Kami kini swasembada beras, dan mulai mengekspor beras ke negara lain yang membutuhkan, termasuk menyediakan beras untuk Palestina,” jelas Presiden pada kesempatan pidato di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. (M-3)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Emirat Arab dengan agenda pertemuan dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein, di Istana Al Husseiniya, Aman, Rabu siang (25/2).
Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan perusahaan teknologi Inggris Arm Limited.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Kadin Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.
MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi petani Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kedaulatan pangan dan mendukung kesejahteraan petani.
Anggota DPR Rokhmin Dahuri soroti pendapatan petani yang masih rendah, hanya Rp 2,4 juta per bulan, meski produksi beras nasional 2025 diproyeksikan mencapai 34 juta ton
Sebuah capaian bersejarah mengingat pada 2023–2024 impor beras mencapai lebih dari 7,5 juta ton.
Penjualan gabah paling banyak ke penggilingan termasuk tengkulak, pata petani memiliki keuntungan dibandingkan ke bulog dan pengecer
Apabila para petani mau mencapai kesejahteraan, para petani harus mengetahui target pasar mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved