Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Kepulauan Riau dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis meteorologis, terpantau adanya pertemuan massa udara (konvergensi) di sekitar wilayah tersebut yang mendorong pembentukan awan-awan hujan.
Forecaster on duty, Noah Ginting, mengatakan bahwa kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan dengan potensi hujan berintensitas ringan hingga sedang. Hujan juga berpotensi disertai dengan petir atau kilat serta angin kencang, khususnya pada pagi dan siang hari.
“Secara umum, cuaca esok hari diprakirakan berawan. Namun, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di pagi dan siang hari di sejumlah wilayah Kepulauan Riau,” katanya, Minggu (4/4).
Peringatan cuaca ini mendapat perhatian serius dari kelompok nelayan lokal yang menggantungkan hidupnya dari laut. Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir mulai memberi dampak terhadap aktivitas mereka.
"Kami sudah lihat langit sering gelap sejak pagi, angin juga kencang. Kalau sudah begini, kami lebih baik tidak melaut dulu. Takut ombak besar dan petir," tutur Rahmat, 52, seorang nelayan di Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Batam.
Dia mengatakan meskipun terpaksa tidak melaut dan kehilangan penghasilan harian, keselamatan tetap menjadi hal utama. "Memang penghasilan berkurang, tapi nyawa lebih penting. Kami harap pemerintah bisa bantu nelayan kecil seperti kami kalau cuaca begini terus," tegasnya.
Sementara itu, Andi, 29, nelayan muda dari Batam, memberikan masukan terkait penyebaran informasi cuaca. “Kadang kami baru tahu cuaca buruk setelah sudah di tengah laut. Kalau bisa, informasi dari BMKG lebih cepat sampai ke kami, misalnya lewat grup WhatsApp nelayan atau radio lokal,” ujarnya.
BMKG menyarankan masyarakat terus mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi Info BMKG. Pengguna transportasi laut dan udara juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terganggunya perjalanan akibat cuaca buruk.(H-2)
SELURUH aktivitas kunjungan wisata di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, resmi ditutup total hingga (27/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.
Kereta api batal karena cuaca ekstrem dan banjir? Penumpang berhak refund penuh. Berikut panduan klaim refund tiket KAI dengan mudah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 281.583 benih bening lobster di Perairan Utara Bintan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang telah mendukung keberlangsungan usaha tambak udang vaname di Desa Lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved