Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAYAAN Tahun Baru Imlek 2557/2026 di Provinsi Kepulauan Riau diproyeksikan menjadi salah satu magnet wisata budaya awal tahun. Mengusung konsep akulturasi Melayu–Tionghoa, Bazar Imlek atau Pasar Malam yang digelar di kawasan Kota Tua Tanjungpinang akan berlangsung mulai 16 Januari hingga 17 Februari 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tanjungpinang–Bintan ini berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. Lokasi penyelenggaraan di Jalan Merdeka–Teuku Umar dinilai strategis karena berada di kawasan bersejarah yang menjadi salah satu daya tarik wisata kota.
Ketua Panitia Perayaan Imlek 2557/2026, Rudy Santoso, menyampaikan bahwa simbol Kuda Api pada perayaan tahun ini melambangkan semangat, energi, dan dinamika baru. Semangat tersebut sejalan dengan upaya mendorong sektor pariwisata daerah agar semakin aktif dan berkembang.
Sementara itu, Ketua Panitia Bazar, Alay Immanuel, menjelaskan bahwa konsep akulturasi budaya Melayu–Tionghoa sengaja diangkat untuk memperkuat identitas Kepri sebagai daerah yang kaya keberagaman budaya.
“Imlek tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga panggung budaya dan ruang promosi pariwisata Kepri. Kami ingin wisatawan melihat langsung harmoni Melayu–Tionghoa yang sudah lama tumbuh di Tanjungpinang,” katanya, Senin (16/2).
Beragam atraksi budaya akan memeriahkan perayaan, mulai dari permainan tradisional khas Kepulauan Riau seperti gasing, congkak, dan egrang, pertunjukan makyong dan sanggar tari, kolaborasi musik Melayu–Tionghoa, parade busana cheongsam dan baju kurung Melayu, hingga barongsai, reog, dan kuda lumping. Instalasi lampion yang menghiasi sepanjang Jalan Merdeka dan Teuku Umar juga dipastikan menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Tak hanya itu, pameran foto destinasi wisata Kepulauan Riau turut dihadirkan sebagai sarana promosi berbagai potensi wisata bahari dan budaya daerah. Pada puncak perayaan, masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan penampilan artis yang menambah kemeriahan suasana.
Dari sisi ekonomi kreatif, sekitar 500 stan UMKM akan meramaikan bazar dengan aneka kuliner, minuman, serta pernak-pernik khas Imlek. Kehadiran ratusan pelaku usaha ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di Tanjungpinang.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, termasuk dari sisi pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat sekitar kawasan Jalan Merdeka, atas dukungan terhadap penyelenggaraan event tersebut.
Melalui perayaan Imlek 2557/2026, Kepulauan Riau tidak hanya menghadirkan kemeriahan tradisi, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata budaya yang inklusif dan harmonis di Indonesia. (HK/E-4)
Perayaan Imlek identik dengan tradisi makan bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur dan harapan baik di tahun yang baru.
MENJELANG Imlek pada 17 Februari 2026 mendatang, pengurus Wihara Dharma Bakti di Kabupaten Sidoarjo melakukan kegiatan memandikan Rupang atau perwujudan patung para Dewa Dewi, Rabu (11/2).
TAHUN Baru Imlek selalu menjadi momen istimewa yang identikdengan harapan baru, kebersamaan keluarga, serta semangat keberuntungan dan kemakmuran.
MENJELANG Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Imlek, puasa Ramadan, dan Idul Fitri 2026, bahan pangan di DIY dalam kondisi aman, baik dari stok maupun harga.
PERAJIN kue khas Imlek yang dikenal dengan nama kue Jawadah Korang di Jalan Selakaso, Cihideung, Kota Tasikmalaya, mulai banjir pesanan dari berbagai daerah, termasuk dari non-Tionghoa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved