Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

15 Makanan Khas Imlek yang Wajib Dicoba

Reynaldi Andrian Pamungkas
15/2/2026 18:38
15 Makanan Khas Imlek yang Wajib Dicoba
Berikut Makanan Khas Imlek yang Wajib Dicoba(freepik)

MAKANAN khas Imlek adalah hidangan tradisional yang disajikan saat perayaan Tahun Baru Tionghoa atau Imlek dan memiliki makna simbolis seperti keberuntungan, kemakmuran, panjang umur, serta keharmonisan keluarga.

Perayaan Imlek identik dengan tradisi makan bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur dan harapan baik di tahun yang baru.

Berikut 15 Makanan Khas Imlek yang Wajib Dicoba

1. Jiaozi

Pangsit khas Tiongkok yang melambangkan kekayaan karena bentuknya menyerupai emas batangan kuno.

2. Ikan Utuh

Dalam budaya Tionghoa, ikan melambangkan kelimpahan dan rezeki berlebih setiap tahun.

3. Mi Panjang Umur

Mi yang tidak boleh dipotong karena melambangkan umur panjang dan kesehatan.

4. Jeruk Mandarin

Jeruk dianggap membawa keberuntungan dan kemakmuran karena warna emasnya.

5. Nanas

Melambangkan keberuntungan dan rezeki yang datang terus-menerus.

6. Ayam Utuh

Simbol persatuan dan kebersamaan keluarga.

7. Nian Gao

Kue keranjang yang melambangkan peningkatan rezeki dan kehidupan yang lebih baik dari tahun ke tahun.

8. Lumpia

Sering disebut spring roll dan melambangkan kekayaan karena bentuknya seperti emas batangan.

9. Tangyuan

Bola-bola ketan manis dalam kuah hangat yang melambangkan keharmonisan keluarga.

10. Udang

Melambangkan kebahagiaan dan tawa.

11. Sayuran Hijau

Melambangkan pertumbuhan dan keberuntungan finansial.

12. Kue Mangkok

Simbol rezeki yang berkembang dan mekar.

13. Kacang Tanah

Melambangkan umur panjang dan kesehatan.

14. Bebek Panggang

Melambangkan kesetiaan dan kemakmuran.

15. Permen dan Manisan

Biasanya disajikan dalam kotak khusus untuk melambangkan kehidupan yang manis di tahun baru.

Saat Imlek, makanan biasanya disajikan utuh dan lengkap sebagai simbol kesempurnaan dan keberuntungan. (Z-4)

Sumber: kemenparekraf, twospaces



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya