Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Wisata, KM Raja Bintang 02 tenggelam di Perairan Pulau Kelor Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, (22/3) Pukul 02.05 Wita dini hari. Sebanyak 7 orang turis asing selamat dari kejadian itu.
Kejadian ini bermula ketika KM Raja Bintang 02 berlabuh di perairan Kelor setelah melakukan perjalanan wisata ke perairan Taman Nasional Komodo. Sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setelah gelombang tinggi disertai angin kencang melanda perairan tersebut. Kapal wisata itu terhempas ke bibir pantai lalu tenggelam.
Kapal nelayan yang berada di lokasi kejadian mengevakuasi seluruh penumpang menuju kapal Pinisi Sipakatau yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Seluruh penumpang langsung dievakuasi menuju Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman menjelaskan KM Raja Bintang 02 mengangkut 10 penumpang dengan rincian 7 orang wisatawan asing beserta 3 orang kapten dan Anak Buah Kapal (ABK).
“Tim SAR Gabungan bersama 10 Orang Penumpang Kapal Raja Bintang 02 telah tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan selanjutnya kembali ke penginapan masing-masing," jelas Fathur.
Sementara pihak otoritas setempat menghimbau para pengelola dan kapten Kapal Wisata untuk mematuhi SOP keselamatan serta terus memantau perubahan cuaca seperti gelombang tinggi dan angin kencang.
Pihak otoritas juga meminta kapten Kapal untuk memiliki tempat aman ketika ingin berlabuh dan bermalam di perairan TN Komodo serta persiapan lainnya di Labuan Bajo, guna menghindari gelombang dan arus kencang. (H-3)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved