Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN kencang disertai hujan lebat yang melanda Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa (17/9) malam telah menyebabkan kerusakan di beberapa lokasi. Salah satu dampak paling signifikan adalah patahnya bagian kubah Masjid Raya Batam Centre. Masjid itu merupakan salah satu ikon Kota Batam yang terkenal.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, angin kencang tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan infrastruktur lainnya di berbagai wilayah Batam. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Pihak berwenang saat ini sedang memulai upaya pembersihan dan penilaian kerusakan. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang susulan dan melaporkan kerusakan apa pun kepada otoritas terkait.
Baca juga : Batam Dilanda Banjir Air Laut Pasang Tinggi
Masjid Raya Batam Centre yang merupakan landmark kota, kini menjadi fokus perhatian setelah salah satu bagian kubahnya patah akibat terjangan angin. Pihak pengelola masjid dan pemerintah kota sedang mengevaluasi tingkat kerusakan dan merencanakan perbaikan.
Pemerintah Kota Batam menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait keselamatan dan upaya pemulihan pasca kejadian ini.
Zainul Munir, 42, saksi mata di tempat kejadian perkara mengatakan banyak kerusakan yang ditimbulkan akibat angin disertai hujan lebat yang berlangsung lebih kurang 20 menit.
"Kebetulan ketika itu saya pulang kerja, di samping tiba-tiba angin kencang arah Nagoya, pohon-pohon bertumbangan," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Batam Rudi mengimbau seluruh warga Batam untuk tetap waspada,karena prediksi cuaca buruk dalam beberapa pekan ini. BMKG pun diharapkan agar terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. (HK/J-3)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Batam agar mewaspadai potensi hujan disertai petir yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Sebuah tongkang bermuatan kosong, TK KPS 1203, dilaporkan lepas kendali dan kandas di perairan Pulau Raja, Batam, setelah dihantam cuaca ekstrem.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam mencatat realisasi pajak 2025 mencapai Rp1,86 triliun atau 95,54% dari target Rp1,95 triliun.
KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sepanjang 2025 menunjukkan fluktuasi dari bulan ke bulan.
INSIDEN tabrakan kapal terjadi di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 281.583 benih bening lobster di Perairan Utara Bintan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang telah mendukung keberlangsungan usaha tambak udang vaname di Desa Lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved