Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR tiba-tiba melanda Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB, akibat air laut naik pasang. Banjir tersebut merendam puluhan rumah di wilayah Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk.
Kondisi itu membuat warga khawatir dan mengingatkan akan fenomena alam yang tidak terduga.
Sampai saat ini, air laut naik ke darat belum juga surut.
Jayus, 43, warga Tanjung Piayu Laut, berharap pemerintah daerah Kota Batam membangun tanggul agar air laut tidak sampai ke rumah warga.
Baca juga : Banjir Lumpur Melanda Kota Batam, Puluhan Rumah Terendam
"Kami berharap pemerintah membangun tanggul yang kokoh agar rob tidak lagi terjadi," katanya, Selasa (13/2).
Sementara itu, kondisi air pasang di Barelang, semakin diperburuk dengan adanya angin kencang dan gelombang tinggi. Pasalnya angin kencang yang diikuti gelombang tinggi menyasar rumah warga yang berada di tepi pantai.
"Kami mengalami banyak kerugian akibat angin kencang dan gelombang tinggi. Rumah kami rusak, dan perahu kami hanyut," ujar Jarnalis, 34, salah seorang warga Barelang.
Baca juga : BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang 9 Meter di Natuna
Dinas terkait dan pemerintah Kota Batam dihimbau waspada akan kemungkinan terulangnya kejadian serupa. Peristiwa ini mengingatkan pentingnya sistem peringatan dini bencana alam bagi masyarakat. (Z-3)
MEMASUKI puncak arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Pihak manajemen juga menekankan pentingnya manajemen waktu bagi para calon penumpang untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
Peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada hari ini, 23 Februari 2026, yang menyebutkan bahwa daerah ini berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat
PERAYAAN Tahun Baru Imlek 2557/2026 di Provinsi Kepulauan Riau diproyeksikan menjadi salah satu magnet wisata budaya awal tahun.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved