Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI tomat di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, membiarkan tidak memetik hasil panen. Lebih parah lagi sebagian buah tomat yang sudah dipanen itu dibuang begitu saja.
Hal itu karena harga tomat di kawasan setempat anjlok sejak dua pekan terakhir. Hal tersebutlah yang menjadi alasan petani melampiaskan kekesalannya karena pemerintah dianggap menghiraukan kondisi petani.
Di Pasar Sayur Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah misalnya harga tomat yang sebelumnya berkisar Rp 7.000 hingga 8.000 per kilo, saat ini turun menjadi Rp 2.000 hingga 2.500 per kilo. Kondisi serupa juga terjadi di pasar-pasar grosir di Kecamatan Permata.
Baca juga : Petani Aceh Buang Banyak Tomat karena Harganya Anjlok
Adi, petani tomat di Kecamatan Permata mengatakan, karena harga anjlok pihaknya membiarkan buah tomat itu tidak memanen.
Terlebih lagi selain harga tidak sesuai, sering tengkulak atau pedagang pengumpul menolak membeli hasil panen mereka.
"Selain harga murah, kadang setelah memetik tidak tahu harus menjual ke siapa. Lalu ditingkat tengkulak juga kadang harus membuat ke parit tomat pembeliannya," tutur Adi, Rabu (14/8).
Pantauan Media Indonesia, kawasan penghasil tomat di Kabupaten Bener Meriah adalah tersebar di Kecamatan Permata dan Kecamatan Bukit. Itu merupakan daratan tinggi yang dikenal memiliki cuaca cukup dingin di Bener Meriah. (MR)
Tomat memiliki rasa segar sedikit asam-manis, warna umumnya merah, serta kaya akan nutrisi seperti vitamin C, vitamin A, vitamin K, kalium, serat, dan antioksidan likopen
Buah ini memiliki warna merah, oranye, atau kuning saat matang, serta kaya akan air, vitamin C, vitamin A, likopen, dan berbagai antioksidan.
Pasalnya harga buah bahan sayuran atau pelengkap bumbu masakan itu sejak dua pekan terjun bebas. Lalu di tengah musim panen besar selama ini sulit dijual ke pasaran.
Salah satu pengalaman paling berkesan Zafran adalah saat menanam tomat varietas Agata F1, yang dari 10.000 tanaman ia mampu menghasilkan panen hingga 50 ton.
Tomat merupakan buah yang bernilai gizi tinggi dan sering dianggap sayur karena penggunaannya dalam masakan.
Tomat bukan hanya pelengkap masakan, melainkan juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan kulit dan jantung.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved