Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, sedang menimbang-nimbang bisa memiliki jalur khusus kendaraan yang sudah lolos uji emisi. Rencana itu tak terlepas keinginan menjaga indeks kualitas udara yang terbebas dari polusi dari gas buang kendaraan.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoyib, mengaku bukan perkara mudah mewujudkan rencana tersebut. Tapi rencana itu patut dipertimbangkan karena menjadi salah satu upaya menjaga lingkungan.
"Di beberapa kota besar, kebijakan itu sudah mulai diterapkan. Jadi, nanti ada jalur atau kawasan khusus yang hanya bisa dilintasi kendaraan yang sudah lolos uji emisi. Bisa kita pertimbangkan ke depan karena untuk saat ini belum memungkinkan," kata Budi usai membuka uji emisi kendaraan di halaman apel komplek Pemkab Cianjur, Kamis (11/7).
Baca juga : Pandemi Covid-19, Kesadaran Warga Cianjur Uji Kir Kendaraan Menurun
Budi menuturkan di Kabupaten Cianjur kualitas baku mutu udara relatif masih cukup bagus. Ini artinya, menjamurnya kendaraan baik roda tidak berdampak signifikan terhadap pencemaran udara.
"Dibanding dengan daerah lain, di Kabupaten Cianjur kualitas udaranya masih di bawah baku mutu," ucapnya.
Uji emisi kendaraan secara gratis, kata Budi, merupakan salah satu bentuk stimulan bagi masyarakat agar taat dan disiplin merawat kendaraan. Termasuk bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) yang harus merawat kendaraan dinas mereka.
Baca juga : 7 Tempat Kuliner Hits di Cianjur, Wajib Dikunjungi saat Liburan
"Bagi yang lolos uji emisi, nanti kendaraannya akan dipasangi stiker. Bagi yang tidak lolos direkomendasikan segera diperbaiki," terangnya.
Kegiatan uji emisi kendaraan merupakan kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur dengan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat sebagai implementasi Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor 8/2003. Sasaran uji emisi tak hanya kendaraan plat merah, tapi juga milik pribadi.
"Yang harus diwaspadai itu kendaraan yang usianya di atas lima tahun. Kalau kendaraan yang masih baru sepertinya tidak ada masalah," pungkasnya.
(Z-9)
Sebanyak 22 kendaraan mogok usai isi Pertalite campur air di SPBU Juanda Bekasi. Simak kronologi, penyebab, dan cara klaim ganti rugi di posko pengaduan.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved