Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LONJAKAN mobilitas masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menuntut kesiapan ekstra. Tidak hanya soal kondisi mesin, keselamatan perjalanan sangat bergantung pada manajemen perjalanan dan disiplin pengemudi dalam menjaga konsentrasi.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menegaskan bahwa pengecekan teknis wajib dilakukan secara menyeluruh. Namun, ia mengingatkan bahwa faktor manusia sering kali menjadi titik lemah dalam perjalanan jauh.
“Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi. Istirahat teratur setiap 3–4 jam untuk mobil, dan menghindari microsleep, bagi pengendara motor disiplin beristirahat setiap 1-2 jam untuk memulihkan konsentrasi dan meregangkan otot,” ujar Yannes, dikutip Selasa (30/12).
Untuk pengguna mobil, Yannes menyarankan pemeriksaan dimulai dari sektor kaki-kaki. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan, serta lakukan spooring dan balancing guna menjaga stabilitas kendaraan saat melaju di kecepatan tinggi.
Sektor pengereman juga menjadi perhatian utama. Mengingat kendaraan cenderung membawa muatan penuh saat mudik, beban pengereman akan meningkat.
Pengendara wajib memastikan ketebalan kampas rem dan volume minyak rem berada dalam kondisi optimal untuk menghindari risiko jarak pengereman yang memanjang.
Selain itu, visibilitas dan kelistrikan tidak boleh luput dari perhatian. Komponen seperti lampu-lampu, aki, hingga wiper harus berfungsi maksimal guna menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu selama perjalanan.
Bagi kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar, sistem pembakaran dan pendinginan adalah jantung kenyamanan. Yannes menyarankan pemilik kendaraan untuk melakukan servis berkala jika sudah mendekati jadwal, termasuk penggantian oli, filter udara, dan filter bahan bakar.
Khusus untuk sistem pendingin, ia meminta pengemudi memastikan kondisi coolant dan selang radiator tidak bocor atau getas.
“Kuras radiator jika coolant sudah berwarna keruh, ganti selang yang getas, dan pastikan tidak ada kebocoran. Jangan lupa untuk membawa cadangan air radiator dan oli mesin sebagai antisipasi,” tambahnya.
Bagi pengguna mobil berusia tua, ada satu ancaman serius yang harus diwaspadai: kebocoran gas karbon monoksida (CO).
“Waspadai potensi kebocoran gas CO yang sangat berbahaya dari knalpot ke dalam kabin mobil dengan membuka sedikit jendela saat mobil berjalan, atau kita membuka jendela lebih lebar saat terjebak macet, atau mematikan AC saat mobil *idle* dalam waktu lama,” jelas Yannes.
Bagi pemudik roda dua, kesiapan fisik menjadi syarat mutlak karena tubuh berfungsi sebagai penyeimbang utama kendaraan.
Selain penggunaan perlengkapan keselamatan lengkap seperti helm SNI full-face dan jaket windproof, aspek teknis seperti tekanan ban dan kondisi rantai atau V-belt harus diperiksa teliti.
Terakhir, Yannes mengingatkan agar pengendara motor tidak membawa barang berlebih yang dapat mengganggu kendali (handling) atau menutupi sistem pencahayaan kendaraan, demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (Ant/Z-1)
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sewa kepemilikan mobil merupakan model penggunaan kendaraan jangka panjang yang menggabungkan konsep sewa dengan peluang kepemilikan.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci kendaraan untuk menghilangkan lumpur dan kotoran, terutama di bagian bawah kendaraan.
IMPLEMENTASI solusi keamanan kendaraan terpadu berbasis internet of things (IoT) di ekosistem lintas industri terus diakselerasi.
Sejak 2018, Grab telah membuka lebih dari 4,6 juta peluang ekonomi baru dan menyalurkan pembiayaan usaha senilai Rp6 triliun bagi lebih dari 445 ribu mitra dan UMKM.
PERAN pengemudi taksi bukan hanya sebagai pengantar perjalanan, tetapi juga penjaga keselamatan pelanggan yang menambah arti di setiap momen penting maupun genting.
Para pengemudi kendaraan roda empat sebaiknya tetap berada di dalam mobil ketika terjadi gempa bumi dan dalam kondisi terjebak macet.
Pengemudi tidak boleh sepenuhnya mengandalkan aplikasi navigasi tanpa memperhatikan kondisi jalan sebenarnya karena manusialah decision makers-nya, bukan mesin.
PENYELESAIAN masalah ojek online (ojol) bisa dilakukan melalui pembentukan koperasi multipihak. Koperasi itu bisa didirikan oleh para pemangku kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved