Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat disertai angin kencang dan kilatan petir berpotensi terjadi di kawasan pegunungan bagian tengah di enam daerah di Jawa Tengah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Kamis (27/6) kembali mengingatkan ancaman bencana
longsor dan cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir diperkirakan terjadi jelang malam hari.
Enam daerah berpotensi hujan lebat di Jawa Tengah tersebut berada di kawasan pegunungan bagian tengah yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung dan Magelang.
"Waspadai bencana longsor dan angin ribut saat terjadi guyuran hujan lebat dan angin kencang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arief N Kamis (27/6).
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pukul 05.30 WIB, lanjut Arief, selain hujan lebat mengguyur enam daerah tersebut, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga berpotensi di sejumlah daerah seperti Purwokerto, Boyolali, Salatiga dan Majenang serta hujan ringan di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Karanganyar, Ungaran, Batang, Kajen, Slawi Bumiayu dan Ambarawa.
"Pada umumnya angin dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 05-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 23-34 derajat celcius dan kelembaban udara 50-90%," ujar Arief.
Sedangkan ketinggian gelombang, menurut Arief, masih tetap seperti sebelumnya yakni untuk perairan utara Jawa Tengah 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter. "Prakiraan cuaca ini berlaku hingga pukul 19.00 WIB," tambahnya.
Menyangkut ancaman longsor, berdasarkan kondisi cuaca dan pemetaan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang terjadi di sejumlah ruas jalan provinsi seperti Temanggung-Kaloran, Purworejo-Loano, Boyolali-Selo-Jrakah, Purwantoro-Nawangan dan Banjarnegara-Kalibening serta Bumijawa-Salem. (P-5)
TIM Gegana dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah atau Jateng melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan bahan peledak di wilayah Semarang, Minggu (22/3).
PUNCAK arus balik lebaran 2026 diprediksi akan tejadi besok 24 Maret 2026. Adapun arus balik mulai meningkat di sejumlah ruas jalur mudik di Jawa Tengah Senin (23/3),
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved