Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan Provinsi Jawa Timur membuat terobosan dengan melakukan profiling atau pengukuran kompetensi kepala sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kepala sekolah.
"Hal ini perlu dilakukan mengingat kepala sekolah mempunyai peran sentral dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) sekaligus mutu dan kualitas pendidikan," kata Kepala Disdik Jatim, Aries Agung Paewai, di Surabaya, Rabu (29/5).
Untuk mencapai target tersebut, profiling kompetensi kepala sekolah digelar untuk pertama kalinya. Menggandeng Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Disdik akan fokus melakukan pemetaan kompetensi manajerial kepala sekolah lewat profiling.
Baca juga : Disdik DKI Perketat Aturan Kegiatan Perpisahan dan Study tour di Luar Lingkungan Sekolah
Setidaknya 709 kepala sekolah yang akan mengikuti kegiatan ini. Jumlah tersebut terdiri dari 416 dari SMA, 296 dari SMK dan 65 dari SLB dan terbagi menjadi tujuh tahap.
"Sebenarnya ada 777 kepala sekolah yang akan ikut kegiatan ini. Hanya saja di tahun ini ada yang memasuki purna tugas 66 orang dan 2 orang kepala sekolah meninggal dunia. Jadi yang ikut sesuai pendataan ada 709 orang," katanya.
Profiling kompetensi kepala sekolah (kepsek) sangat dibutuhkan bagi satuan pendidikan. Ini akan berkaitan pada semakin meningkatnya kualitas pendidikan di Jawa Timur.
Baca juga : Pemkab Sumedang Kerja Keras Kurangi Kasus Kekerasan di Sekolah
Di lain sisi, digelarnya profiling ini juga untuk mengetahui tingkat kompetensi kepala sekolah. Mengingat sejak setahun terakhir pengangkatan kepala sekolah berasal dari guru penggerak dan calon kepala sekolah yang telah mengikuti diklat.
Hanya saja, sertifikat yang dimiliki tak menjamin kompetensi untuk menjadi kepala sekolah yang dibutuhkan dalam pengelolaan satuan pendidikan. Ada yang memiliki kompetensi sangat bagus tapi juga ada yang masih kurang. Apalagi, kepala sekolah dituntut memiliki kompetensi unggul di bidang manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi GTK.
"Mereka harus mampu menjadi leader pengembangan pendidikan di satuan pendidikan. Sehingga menempatkan mereka the right man the right job tepat dalam tugasnya. Walaupun mereka sudah ikut sebagai calon kepala sekolah sebelumnya dan pernah menjadi guru penggerak maka mereka wajib memiliki pemetaan kompetensi manajerial," ujarnya.
Baca juga : Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Gelar TOT Diksuspala di Solo
Melalui profiling, ada evaluasi kompetensi manajerial dan profil psikologi peserta secara objektif. Dengan kata lain, proses profiling didasarkan pada prestasi dan kinerja kepsek.
Pasalnya kedepan, para kepala sekolah akan menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 menuju society 5.0. Karenanya kepala sekolah harus profesional, inovatif, visioner dan memiliki literasi digital, serta finansial, baca tulis dan kewarganegaraan.
"Lewat profiling kami juga bisa mengukur kinerja dan perilaku masa lalu kepala sekolah. Bagaimana mereka akan menghadapi tantangan di masa depan dan memberikan wawasan tentang potensi manajerial dan performa kepala sekolah di masa depan," katanya. (J-3)
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Kepala SD ini menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Best School with Holistic Education dalam ajang World School Summit Malaysia 2026.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Perbuatannya dinilai sebagai pelanggaran moral dan tidak beretika terhadap anak di bawah umur.
Korban terlihat terakhir pada hari Minggu (30/11) sore.
Bupati meminta para kepala sekolah untuk memberikan keteladanan sekaligus menumbuhkan kedisiplinan di sekolah masing-masing.
SEBANYAK 29.046 siswa asal Jawa Timur dinyatakan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
Kedatangan hewan-hewan ini merupakan langkah konkret importir Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan sektor pariwisata.
DPKP Provinsi Jawa Timur menyiapkan tiga langkah strategis untuk menghadapi kemarau panjang yang akan terjadi di Jawa Timur dan menjaga hasil produksi padi.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
GUBERNUR Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa akhirnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) penerapan sistem work from home (WFH) bagi ASN dilingkungan Pemprov Jawa Timur.
Perjuangkan Skema Bagi Hasil dan Infrastruktur Berstandar Dunia Di Kawasan Bromo
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved